Getting Time...

Antrean Panjang Berujung Komentar Rasis

Fajar Nugraha
Jum'at, 10 Februari 2012 10:59 wib
Kericuhan di KFC Malaysia (Foto: Youtube)
Kericuhan di KFC Malaysia (Foto: Youtube)
KUALA LUMPUR - Sebuah keributan terjadi di restoran cepat saji di Malaysia. Seorang pelanggan dituduh melontarkan kalimat berbau rasis hanya karena mereka kehabisan makanan setelah mengantre lama.

Seperti dilansir The Straits Times, Jumat (10/2/2012), insiden yang terjadi di sebuah restoran KFC di Shah Alam ini, pada akhirnya menyebar luas di media YouTube. 

Kejadian ini diawali sekira lebih dari 20 pelanggan dari berbagai ras, tengah menunggu pesanan mereka. Tetapi setelah beberapa lama, mereka harus menghadapi kenyataan bahwa restoran itu kehabisan ayam goreng yang menjadi menu andalan.

Seorang pelanggan keturunan Tionghoa Malaysia akhirnya meminta untuk memanggil manajer restoran. Tetapi beberapa saat kemudian justru keributan yang terjadi antara pelanggan dan seorang pekerja.

Tidak jelas komentar apa yang dikeluarkan oleh pelanggan itu. Tetapi seorang saksi mata mengaku bahwa pelanggan yang kemudian diketahui bernama Danny Ng ini, memanggil nama seorang pekerja dan dituduh melecehkan agamanya. 

Insiden pun menyebar luas di YouTube dengan beberapa bukti dan komentar dari saksi mata yang melihat kejadian itu telah dihapus. Tentunya tanpa adanya bukti, tuduhan rasisme belum tentu bisa terungkap.

Isu rasisme di Malaysia memang makin merebak. Umumnya pertentangan terjadi antara etnis Melayu yang mendominasi masyarakat dengan etnis Tionghoa dan India.
(faj)
  • Ivan » 0 Tanggapan
    Hahaha, kasian ya di di negara tetangga tu, mau mkan ke kfc aja antri2 kyk gitu sampe ricuh, bukan makan ayam, malah2 bisa makan bogem mentah, emang cuma kfc aja ya, makanan yang sekiranya pantas,
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit