Getting Time...

Israel Tolak Pemerintahan Baru Palestina

Fajar Nugraha
Jum'at, 10 Februari 2012 07:46 wib
Ilustrasi: AFP
Ilustrasi: AFP
NEW YORK - Menteri Luar Negeri Israel Avigdor Lieberman menegaskan bahwa pemerintahnya tidak akan menerima pemerintahan baru Palestina, yang dibentuk bersama Fatah dan Hamas.

Penolakan Leiberman ini disampaikannya langsung di hadapan 15 utusan Perserikatan Bangsa-Bangsa, saat menghadiri pertemuan pembicaraan damai Timur Tengah di New York, Amerika Serikat (AS). 

Lieberman yang dikenal sebagai tokoh garis keras Israel mengatakan, "kesepakatan yang ditandatangani oleh pihak Fatah dan Hamas tidak memberikan kontribusi positif bagi negosiasi damai ataupun bagi kelangsungan rakyat Palestina sendiri".

Sebelumnya diketahui, Fatah yang dipimpin oleh Presiden Mahmoud Abbas dan Hamas yang menguasai wilayah Gaza, menandatangani kesepakatan untuk pembentukan pemerintahan bersatu yang dipenuhi oleh teknokrat independen.

Selain itu pemerintahan ini akan memulai upaya rekonstruksi di Gaza dan memfasilitasi pemilu di wilayah Palestina.

"Kesepakatan itu merefleksikan kepentingan pribadi Abbas dan pemimpin Hamas Khaled Meshaal," pernyataan Lieberman yang diwakili perwakilan Israel di PBB, seperti dikutip AFP, Jumat (10/2/2012).

"Isral tidak akan menerima Pemerintahan Israel yang memasukan pihak Hamas di dalamnya. Kecuali Hamas mau merubah kebijakannya untuk menerima keberadaan Israel," tutur Lieberman.

Pembicaraan damai antara Israel dan Palestina sudah tertunda sejak Sepetembe 2010. Palestina mendesak afar Israel menghentikan pembangunan pemukiman Yahudi di wilayah mereka. Sementara Israel menolak syarat apapun untuk kembali ke meja perundingan.
(faj)
  • azz » 0 Tanggapan
    gimana mau damai disana,pihak hamas aja tidak mau akui israel,berati uda ngajar perang lagi....ya uda mati aja dah orang disana...kadang heran w liat pihak hamas,mereka anti israel,tp pada saat perang mereka malah sembunyi,yang korban jadi rakyat sendiri!!!!!berati HAMAS itu cuma bacod aja yg gede.....
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Ibnu Khalil » 0 Tanggapan
    Sangat terlihat ketidakadilan terhadap rakyat dan pendukung Palestina
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Ibnu Khalil » 0 Tanggapan
    Sangat terlihat ketidakadilan terhadap rakyat dan pendukung Palestina
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit