Foto : Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad (pakistancyberforce)
TEHERAN - Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad mengatakan, seluruh negara yang memiliki senjata pemusnah massal seperti halnya atom dan kimia, harus menaati Perjanjian Non-Poliferasi Nuklir (NPT) dan menghentikan produksi senjatanya yang berbahaya.
"Dunia harus diatur dengan bantuan oleh seluruh negara dalam komunitas internasional. Interaksi antar negara di dunia ini juga harus baik dan bersahabat," ujar Ahmadinejad, seperti dikutip IRNA, Jumat (10/2/2012).
Presiden Ahmadinejad yang berpidato di depan para utusan diplomatiknya mendesak seluruh negara yang menjadi kekuatan di dunia ini agar mengurangi anggaran militernya dan memulangkan para pasukannya yang ada di negara lain.
Ahmadinejad menyarankan pula agar negara-negara besar itu membayar kompensasi kepada setiap negara berkembang yang didudukinya, demi mengentaskan kemiskinan dan menyelesaikan segenap permasalahan di negara tersebut.
"Negara yang diduduki harus segera dibebaskan dan organisasi internasional harus bertindak secara bebas, tanpa ada terbebani dengan pihak-pihak khusus," imbuhnya.
Selain mendesak untuk menghormati NPT, Iran juga sempat meminta agar dibentuk sebuah zona anti-senjata nuklir di Timur Tengah. Zona tersebut juga sempat diusulkan oleh Kerajaan Arab Saudi, guna mencegah munculnya perlombaan persenjataan di wilayah tersebut.(AUL)