KABUL - Presiden Afghanistan Hamid Karzai menuduh North Atlantic Treaty Organization (NATO) telah menewaskan beberapa anak-anak di Afghanistan akibat serangan udara yang dilancarkannya.
Tuduhan terbaru dari Presiden Karzai dikhawatirkan dapat membuka ketegangan baru antara Pemerintah Afghanistan dengan sekutu baratnya, menyusul meningkatnya jumlah korban warga sipil yang tewas.
Pasukan koalisi NATO dikabarkan tidak mengkonfirmasi angka kematian dari anak-anak. Tetapi pihak NATO sendiri mengaku tengah menyelidiki laporan korban anak-anak, yang diketahui terjadi di Distrik Najrab di wilayah timur Provinsi Kapisa.
"Presiden Hamid Karzai mengecam keras serangan udara pasukan koalisi asing yang menyebabkan tewasnya sejumlah anak-anak," pernyataan kantor Presiden Afghanistan seperti dikutip Reuters, Jumat (10/2/2012).
Karzai pun dikabarkan langsung langsung mengirim penasihatnya Mohammad Zahir Safi ke wilayah lokasi serangan untuk menyelidiki insiden tersebut.
Kemarahan Karzai ini tidak lepas dari serangan udara pasukan koalisi asing yang menewaskan delapan anak-anak di desa Giawa pada Rabu 8 Februari lalu.
Serangan itu kemudian diikuti penggerebakan di malam hari guna mencari tersangka militan.
(faj)