Getting Time...

Terancam, Gillard Larang Menteri Bicara ke Pers

Fajar Nugraha
Jum'at, 10 Februari 2012 15:21 wib
PM Australia Julia Gillard (Foto: Daylife)
PM Australia Julia Gillard (Foto: Daylife)
CANBERRA - Perdana Menteri Australia Julia Gillard mengakui bahwa pihaknya melarang para anggota menteri kabinetnya berbicara kepada pers, khususnya para editor senior. Tindakan ini dilakukan Gillard untuk meredam spekulasi masa depan kekuasaannya.

Suratkabar Sydney Daily Telegraph mengatakan, perintah pelarangan berbicara kepada pers itu diutarakan dalam rapat kabinter pekan lalu. 

Seorang menteri yang sempat berbicara dengan suratkabar tersebut menilai sepertinya upaya Gillard itu merupakan cara untuk menghalangi Kevin Rudd, naik ke kursi perdana menteri. 

Aturan ini sepertinya dibuat sebagai alasan untuk memecat Rudd bila dirinya melanggar aturan tersebut. 

Gillard sebelumnya memimpin koalisi pemerintahan yang dipenuhi oleh Partai Buruh, setelah partai itu gagal meraih suara mayoritas pada pemilu Agustus 2010 lalu. Saat itu, Gillard melengserkan posisi Kevin Rudd secara paksa sebagai Perdana Menteri Australia.

Namun Gillard sepertinya membantah laporan pelarangan tersebut. "Sebagai pemerintah, kami harus menjelaskan kepada masyarakat apapun yang telah dilakukan untuk masyarakat," jelas Gillard seperti dikutip AFP, Jumat (10/2/2012).

Popularitas Gillard saat ini memang tengah merosot di mata masyarakat Negeri Kangguru. Tetapi pekan lalu dirinya bersikeras akan memimpin Partai Buruh memenangkan pemilu selanjutnya yang akan berlangsung pada 2013 mendatang.
(faj)
TWITTER »
twit