Foto : Rick Santorum (nytimes)
OKLAHOMA - Bakal calon Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik Rick Santorum menuding Presiden Barack Obama, membiarkan Iran mendapatkan senjata nuklir.
Dalam kampanyenya di Kota Oklahoma, Santorum membahas sejumlah masalah perdagangan antara Paman Sam dan sejumlah negara lainnya, serta hubungan Israel dan AS. Tak lupa, mantan Senator Pennsylvania itu juga membahas nuklir Iran.
Santorum sejak dulu memang menjadi salah satu bakal calon Presiden AS yang sangat anti-Iran. Saat berkampanye di beberapa negara bagian di Paman Sam, Santorum dengan lantang mengatakan, dirinya akan mensabotase fasilitas nuklir Iran dan mengebomnya, bila dirinya berhasil menduduki Gedung Putih.
"AS tidak menginginkan Iran memiliki senjata nuklir, namun AS tak pernah menindak Iran dalam perdagangan minyak," ujar Santorum, seperti dikutip Associated Press, Jumat (10/2/2012).
AS memang tidak pernah membeli minyak mentah dari Iran, meski demikian, mitra-mitra Paman Sam-lah yang membeli minyak Negeri Persia itu. Beberapa kalangan pun menilai, mengembargo minyak Iran akan menciptakan kekacauan dalam perekonomian dunia.
Tim kampanye Obama pun mengatakan, saat ini Presiden AS berkulit hitam itu merupakan seorang yang menjadi pelopor pemberlakuan sanksi terhadap Iran yang ditujukan untuk memperlemah program nuklir Iran.(AUL)