Foto : Dubes Rusia untuk PBB Vitaly Churkin (charlierose)
ALGIER - Kemarahan negara-negara Arab terkait veto Rusia di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk kasus Suriah masih meramaikan media. Muncul pula kabar yang menyebutkan bahwa Rusia mengancam akan menyerang Qatar.
Menurut media Aljazair, Duta Besar Rusia untuk PBB Vitaly Churkin mengancam Qatar. Media tersebut juga melaporkan adanya perseteruan antara Churkin dengan Perdana Menteri Qatar Sheikh Hamad al-Thani pada saat membahas isu Suriah.
Dalam perdebatan antara Rusia dan Qatar, Hamad mengingatkan, Rusia akan kehilangan seluruh mitranya di Timur Tengah bila mendukung Suriah. Churkin pun membalas ancaman Hamad dengan ancamannya yang cukup tegas.
"Bila Anda (Hamad) terus melontarkan kalimat itu pada saya, Qatar tidak akan pernah melihat hari esok," ujar Churkin, demikian yang dilaporkan oleh media Aljazair, seperti dikutip Albawaba, Jumat (10/2/2012).
Rusia pun langsung menampik pemberitaan dari media Aljazair itu dengan mengatakan, laporan itu tidak sopan, provokator, dan kotor.
"Ada misinformasi dalam kasus ini, laporan itu terbukti tidak benar. Saya selalu mencoba untuk berlaku sopan, meski muncul sebuah aksi provokasi," ujar Churkin.
Churkin pun menambahkan bahwa dirinya menjalin hubungan yang baik dengan Hamad sejak 2006 silam. Rusia menilai, laporan dari media Aljazair itu mencoba untuk memperburuk hubungan Negeri Beruang Merah dan negara Arab.(AUL)