AS Bantah Ingin Imbangi Militer China

Senin, 13 Februari 2012 17:10 wib | Khairisa Ferida - Okezone

Wamenlu AS Andrew Shapiro (Kanan) (Foto: Khairisa Ferida/Okezone) Wamenlu AS Andrew Shapiro (Kanan) (Foto: Khairisa Ferida/Okezone) BOGOR - Wakil Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) bidang politik-militer  Andrew Saphiro didampingi Duta Besar AS untuk Indonesia Scot Marciel hari ini menyelenggarakan upacara peletakkan batu pertama di fasilitas barak yang didanai oleh Pemerintah AS di kawasan Sentul, Bogor.

Program ini merupakan bagian dari peningkatan kerja sama kemitraan AS-Indonesia terkait misi pemeliharaan perdamaian. Hal itu diwujudkan melalui pembangunan Indonesian Peace and Security Center (Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian).

Namun ketika disinggung, apakah program ini terkait dengan kebijakan strategis baru AS yang akan memfokuskan kebijakannya di wilayah Asia guna mengimbangi kekuatan militer China, Wamenlu AS Andrew Saphiro membantahnya.

"Presiden Obama tidak hanya melihat kepentingan AS di Asia Pasifik hanyalah isu keamanan semata, namun ada banyak ruang untuk menjalin kerja sama di kawasan ini. Tidak hanya itu AS juga akan bekerja sama untuk memecahkan berbagai masalah di kawasan Asia Pasifik," ujar Wamenlu AS Andrew Saphiro usai peletakkan batu pertama di fasilitas barak perdamaian di Sentul, Bogor, (13/2/2012).
 
Lebih lanjut Saphiro menambahkan, Indonesia merupakan mitra penting bagi AS. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan berbagai kerja sama yang dilakukan oleh kedua negara serta berbagai kunjungan yang dilakukan oleh Presiden AS ke Indonesia atau sebaliknya.

"Ini adalah bagian dari kemitraan komprehensif dari hubungan AS-Indonesia yang sudah terbangun sejak lama dan sejauh ini Kita terus mencari celah-celah yang memungkinkan kedua negara untuk melakukan kerja sama," tambah Dubes AS Scot Marciel. (rhs)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »