Getting Time...

Malaysia Bela Diri Usai Deportasi Penghina Nabi

Fajar Nugraha
Senin, 13 Februari 2012 19:01 wib
Jurnalis Arab Saudi Hamza Kashgari (Foto: Emirates 247)
Jurnalis Arab Saudi Hamza Kashgari (Foto: Emirates 247)
KUALA LUMPUR - Pemerintah Malaysia membela diri atas keputusan untuk melakukan deportasi terhadap jurnalis Arab Saudi yang dituduh melakukan penghinaan terhadap Nabi Muhammad. Sebelumnya lembaga pemerhati HAM internasional mengecam deportasi itu.

Menteri Dalam Negeri Malaysia Hishammuddin Hussein mengatakan, Malaysia bukanlah tempat perlindungan bagi para tersangka pelaku kejahatan.

"Saya tidak akan membiarkan Malaysia dipandang sebagai negara yang menjadi tempat aman bagi para teroris ataupun seseorang yang dianggap sebagai kriminal oleh suatu negara. Kami tidak ini dianggap sebagai negara transit (bagi pelaku kejahatan)," tegas Hishammudin seperti dikutip Associated Press, Senin (13/2/2012).

Hamza Kashgari sebelumnya ditahan oleh pihak berwenang Negeri Jiran, ketika dirinya tiba di Bandara Kuala Lumpur. Saat penangkapan, Kashgari tengah transit menuju Selandia Baru.

Kashgari akhirnya dideportasi meskipun ditengah kekhawatiran kelompok HAM yang memperkirakan jurnalis muda itu akan dijatuhi hukuman mati. Dirinya dianggap bersalah telah melakukan penghinaan terhadap Nabi Muhammad dan Raja Arab Saudi pun segera memerintahkan penangkapan terhadapnya.

Hishammudin juga menjelaskan bahwa pihaknya melakukan ekstradisi atas permintaan dari Pemerintah Arab Saudi. Pengacara yang mewakili keluarga Kashgari sempat mencoba mendapatkan perintah penundaan ekstradisi, namun sebelum perintah itu dikeluarkan, Kashgari sudah dipaksa masuk ke dalam pesawat.

Kini nasibnya hanya ada di tangan Pemerintah Arab Saudi. Kemungkinan besar dirinya akan dijatuhi hukuman mati, mengingat kasus penghinaan tersebut sudah menyita perhatian rakyat Arab Saudi. Sementara permintaan penangkapan atas Kashgari sendiri diminta oleh rakyatnya, yang diteruskan oleh Raja Abdullah.
(faj)
  • andi » 0 Tanggapan
    pikiran sempit para muslim...yang ada dikepala nya hanya balas dendam melulu...dunia ini hancur kalau a**b saudi atau arab2 menguasai dunia...lihat sj TKI kita yg dr timur tengah...semua tahu bagaimana kisah mereka disana... intinya tidak ada kebaikan dari a**b
    Beri Tanggapan Laporkan
  • glodhak » 0 Tanggapan
    memang pantas dihukum mati dia!!!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Faisal » 0 Tanggapan
    Bagus...kalau bisa keluarga dan kelompok ham yg membelanya sekaligus dihabisi
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit