Getting Time...

Rusia: Aliansi Militer Sudah Ketinggalan zaman

Aulia Akbar
Selasa, 14 Februari 2012 13:59 wib
Foto : Dubes Rusia untuk Indonesia Alexander Ivanov (Aulia Akbar/okezone.com)
Foto : Dubes Rusia untuk Indonesia Alexander Ivanov (Aulia Akbar/okezone.com)
JAKARTA - Duta Besar Rusia untuk Indonesia Alexander Ivanov menyikapi dinamika keamanan di belahan dunia ini, khususnya Asia Pasifik. Dirinya pun menilai, sistem pertahanan berbentuk aliansi militer sudah ketinggalan zaman.

"Menurut Rusia, apa yang saat ini kita butuhkan bukanlah membangun sebuah aliansi militer, hal itu adalah mental Perang Dingin," ujar Dubes Ivanov, di kediamannya, Selasa (14/2/2012).

Ivanov mencoba untuk mengilustrasikan bagaimana sebuah negara besar mencoba untuk membangun aliansi militer di sejumlah negara-negara di satu kawasan. Dengan membangun aliansi militer dari beberapa negara, hal itu tentunya akan menciptakan ancaman bagi negara lain yang berada di kawasan yang sama.

Ketika disinggung mengenai peningkatan kekuatan militer China, Ivanov langsung mengatakan bahwasannya anggaran pertahanan Amerika Serikat (AS) tentunya lebih besar daripada China.

Seperti diketahui, AS berniat menempatkan ribuan pasukannya di Australia, sebagai bagian dari kerja sama pertahanan. Ivanov pun mengatakan, meski China juga mengalami peningkatan personil dan kekuatan militer, Negeri Panda itu tidak menempatkan pasukan-pasukannya di wilayah manapun.

"Seharusnya Anda membandingkan anggaran pertahanan AS dan China. Apakah saat ini kalian menyaksikan adanya pasukan China di Indonesia atau perbatasan negara lain?," ucap Ivanov.(AUL)
TWITTER »
twit