Foto : Mobil Kedubes Israel yang dibom (AP)
NEW DELHI - Tim penyidik dari kepolisian India memburu pengebom yang bertanggung jawab atas meledaknya mobil milik Kedutaan Besar (Kedubes) Israel di India. Bersamaan dengan itu, Iran juga menampik tuduhan akan keterlibatan dalam serangan bom tersebut.
Menurut Menteri Dalam Negeri India Palaniappan Chidambaram, serangan bom itu adalah serangan teror yang dilakukan oleh seorang ahli yang dilatih dengan baik. Namun, Israel menuding Iran dan pejuang Hizbullah berada di balik serangan itu.
India yang merupakan mitra dari Iran menolak untuk melemparkan tuduhan ke pihak-pihak yang dituding oleh Israel. Hubungan Iran dan Israel pun kian memanas.
"Untuk saat ini, saya tidak akan menuduh kelompok atau organisasi manapun sebagai pelaku serangan bom ini. Namun, kami tetap mengecam serangan tersebut dengan keras," ujar Chidambaram, seperti dikutip Associated Press, Selasa (14/2/2012).
Israel saat ini juga mengirimkan ahli forensik untuk menyelidiki ledakan bom di New Delhi. Kedubes Israel juga menolak untuk memberikan detil-detil dari penyelidikan tersebut.
Ledakan itu terjadi pada Senin kemarin, pukul 15.00. Seorang pengendara motor bergerak ke belakang mobil van yang berhenti saat lampu merah menyala dan memasang bom di pintu belakang mobil tersebut. Pengendara motor itu langsung melarikan diri dengan kecepatan tinggi dan lima detik kemudian, bom meledak. (AUL)
getting time ...
Belajar Bahasa Inggris melalui dua berita BBC tentang penemuan ratusan cakar beruang dan kasus pencurian bayi di Spanyol.
What are the things in life you can't live without? A survey reveals what British people need.
The BBC gets a royal visitor. Queen Elizabeth officially opens the BBC's new headquarters.
Selasa, 18 Juni 2013 20:02 WIB
Selasa, 18 Juni 2013 19:02 WIB
Selasa, 18 Juni 2013 18:50 WIB