Getting Time...

Serangan Pesawat Pengebom AS Tewaskan 6 Militan

Khairisa Ferida
Kamis, 16 Februari 2012 12:58 wib
Pesawat Tanpa Awak AS (Foto : Armybase)
Pesawat Tanpa Awak AS (Foto : Armybase)
MIR ALI - Sebuah pesawat pengebom tanpa awak milik Amerika Serikat (AS) yang kembali menembakkan dua rudal ke desa Spalga di daerah suku Waziristan Utara dekat dengan perbatasan Pakistan-Afghanistan.

Rudal ini dilaporkan mengenai sebuah rumah serta menyebabkan enam militan tewas.

"Pesawat tanpa awak AS menembakkan dua rudal di Kota Spalga dekat Miranshah. Lima militan dilaporkan tewas," ujar seorang pejabat keamanan Pakistan seperti dikutip AFP Kamis, (16/2/2012).

Lokasi penembakan rudal selama ini dikenal merupakan basis bagi kelompok Taliban dan Al Qaeda di Pakistan yang berafiliasi dengan kelompok serupa di Afghanistan.

Insiden penembakan rudal oleh pesawat pengebom AS ke wilayah Pakistan bukan pertama kalinya terjadi. Serangan terakhir terjadi pada pekan lalu di kawasan yang sama, dimana pesawat pengebom AS dilaporkan menembakkan rudal dan menewaskan sembilan orang.

Serentetan serangan militer AS yang terjadi di wilayah Pakistan menimbulkan ketegangan di antara kedua negara.

Sebagai aksi protesnya terhadap sikap AS, Pakistan sempat menutup jalur yang biasa digunakan oleh pasukan NATO untuk memasok berbagai kebutuhan mereka ke Afghanistan. Meski kabar terakhir menyebutkan, Pakistan telah mengizinkan NATO menggunakan wilayah udaranya untuk memasok makanan.

Pemerintah Pakistan juga dikabarkan tengah menunggu hasil kajian parlemen terkait peninjauan kembali hubungan bilateral Pakistan-AS. Peninjauan ini dipicu oleh tindakan militer sepihak yang dilakukan AS serta kerap menimbulkan korban jiwa di pihak Pakistan.

Serangan pesawat tanpa awak milik AS di Pakistan dilaporkan telah meningkat secara signifikan sejak AS berada di bawah pemerintahan Presiden Barack Obama. Hal itu pun tidak dibantah oleh Presiden Obama. Dalam sebuah wawancara untuk pertama kalinya Obama mengakui adanya operasi rahasia CIA di Pakistan, namun menolak untuk membahas lebih lanjut.

Pejabat Pakistan telah mengecam berbagai tindakan militer sepihak yang dilakukan AS dengan mengatakan, tindakan AS itu telah melanggar kedaulatan negara Pakistan.(rhs)
TWITTER »
twit