ASIA

Pimpinan Mossad ke India Sebelum Ledakan Muncul

Kamis, 16 Februari 2012 16:40 wib
Aulia Akbar - Okezone
Ilustrasi : IST Ilustrasi : IST

NEW DELHI - Media India, Times of India mengklaim pimpinan dari Dinas Intelijen Israel (Mossad) mengunjungi India dan membicarakan akan adanya ancaman serangan dari Iran. Setelah itu, bom pun meledak di New Delhi.

Pimpinan Mossad Tamir Pardo mengunjungi New Delhi, India beberapa hari sebelum bom meledakkan mobil Kedutaan Besar Israel. Menurut pejabat India, Pardo bertemu dengan beberapa orang pejabat intelijen di India dan pada saat itu Pardo mengatakan bahwa masyarakat Israel jauh lebih aman di India, ketimbang di Turki, atau Amerika Selatan.

Pardo juga memimpin para delegasi Mossad yang berkunjung ke India untuk mendiskusikan bahaya dari serangan balasan yang akan dilakukan Iran ke Israel. Namun, para pejabat Mossad tidak membicarakan adanya ancaman serangan terhadap warga Israel di India.

Seperti diberitakan Times of India, Kamis (16/2/2012), Diplomat Israel di India Yahel Vilan dan seorang petugas keamanan kantor Kedutaan Besar Israel melayangkan surat ke polisi India. Surat itu berisikan adanya potensi serangan terhadap warga Israel, karena pada Januari lalu, Israel dituding bertanggung jawab atas serangan bom yang menewaskan ahli nuklir Iran.

Surat yang dilayangkan oleh Kedutaan Besar Israel ke polisi India tidak membahas secara spesifik, serangan apa yang kiranya akan muncul. Namun, pejabat intelijen India sudah mengkhawatirkan terlebih dulu akan adanya serangan bom seperti yang sebelumnya terjadi di New Delhi.

Peristiwa ledakan bom yang terjadi pada Senin lalu membuat Israel dan Iran saling menuding satu sama lain. Iran bahkan berani menuding Israel-lah yang melakukan serangan terhadap para utusan diplomatiknya di Negeri Bollywood. (AUL)

Berita Selengkapnya Klik di Sini
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
BACA JUGA ยป