Presiden Venezuela Hugo Chavez (Foto: The Guardian)
CARACAS - Presiden Venezuela Hugo Chavez Kamis (16/2/2012) mengatakan, negaranya bebas menjual minyak ke negara mana pun. Chavez pun menuduh AS telah memprovokasi kekerasan di Suriah.
Namun dirinya tidak menegaskan apakah Venezuela juga akan menjual bahan bakar ke Suriah.
"Haruskah Kami menerima desakan dari pihak tertentu terkait dengan penjualan minyak Kami baik ke Amerika Serikat (AS) atau negara mana pun di dunia ini? Kami bebas," tegas Presiden Venezuela Hugo Chavez seperti dikutip Associated Press Jumat, (17/2/2012).
Pernyataan Chavez itu muncul terkait kabar yang menyebutkan dirinya menjual bahan bakar ke Suriah yang tengah dilanda krisis politik dalam negeri. Kabar itu beredar mengingat Presiden Chavez selama ini dikenal sebagai sekutu Presiden Suriah Bashar al-Assad.
Ketika didesak lebih lanjut terkait kebenaran berita tersebut, Chavez tetap bungkam.
"Haruskah Kita bertanya pada AS apa yang telah mereka lakukan dengan bahan bakar yang Kita kirimkan kepada mereka? Sebagian jalanan beraspal di AS di kerjakan dengan menggunakan aspal dari Venezuela," ujar Chavez.
Menurut Chavez, pola provokasi yang dilakukan AS di Suriah sama halnya dengan yang dilakukan AS di Libya.
"Pola yang dilakukan AS di Suriah sama dengan yang diterapkan AS di Libya, menggulingkan pemerintahan yang tengah berkuasa dan membunuh Khadafi," imbuhnya.(rhs)