Foto : Christian Wulff (AP)
BERLIN - Presiden Jerman Christian Wulff terancam mundur dari jabatannya seiring dengan adanya dugaan skandal yang dilakukan olehnya sebelum duduk di kursi presiden.
Insiden tersebut juga membuat Kanselir Angela Merkel terpaksa membatalkan lawatannya ke Italia yang ditujukan untuk bertemu dengan Perdana Menteri Mario Monti. Kantor Kanselir Jerman Angela Merkel juga akan mengeluarkan pernyataan setelah Wulff mengadakan konferensi pers. Demikian seperti diberitakan Associated Press, Jumat (17/2/2012).
Jaksa sudah meminta Parlemen Jerman agar mencabut impunitas (kekebalan hukum) dari Wulff. Hingga saat ini, Wulff diduga melakukan tindakan korupsi dan mendapatkan pinjaman dana dari rekannya sebesar 500 ribu atau sekira Rp5 miliar, dana itu digunakan untuk membeli rumah.
Pria berusia 52 tahun yang sempat berkunjung ke Indonesia itu juga dikritik karena menerima jasa pembaharuan pesawat terbang dan mendapatkan akomodasi liburan secara gratis.
Pada awalnya, Wulff pun menolak untuk mundur. Para anggota Partai Sosial Demokrat di Jerman juga berniat akan terus berjuang untuk mencabut impunitas Wulff agar dirinya dapat diadili di pengadilan. Penyelidikan pun dapat segera dilaksanakan ketika sang presiden sudah dicabut kekebalan hukumnya.
Hingga saat ini, permintaan akan penyelidikan terhadap kantor Presiden Jerman merupakan hal yang belum pernah terjadi sebelumnya.(AUL)