ISLAMABAD - Pemerintah Pakistan segera meminta pihak Interpol untuk menangkap mantan Presdien Pervez Musharaff. Pensiunan Jenderal bintang empat itu saat ini berada di London, Inggris.
Alasan Pemerintah Pakistan meminta penangkapan Musharraf didasarkan atas kematian mantan Perdana Menteri Benazir Bhutto. Musharraf dianggap gagal mencegah pembunuhan terhadap Bhutto pada 2007 silam.
"Jenderal Musharraf dianggap tidak menyediakan keamanan yang cukup kepada Bhutto," ungkap Menteri Dalam Negeri Pakistan Rehman Malik seperti dikutip The Independent, Rabu (22/2/2012).
Sebagai respons, pria yang menjabat presiden sejak 1999 hingga 2008 itu menilai Pemerintah Pakistan mengeluarkan permintaan penangkapan berdasarkan keputusan politik.
"Ini semua hanya politik. Mereka hanya mencari kambing hitam," jelas Musharraf saat diwawancara televisi ARY.
Pervez Musharraf adalah sosok yang membantu Pakistan lebih dekat lagi kepada Amerika Serikat (AS), sejak peristiwa serangan teroris 11 September 2001. Dirinya terus bekerja sama dengan AS dalam upaya penumpasan jaringan teror internasional.
Sejak mundur dari dunia politik 2008 lalu, Musharraf berada di pengasingannya di London, Inggris. Pada Juni 2010 lalu, Musharraf mendirikan partainya sendiri All Pakistan Muslim League.
(faj)