Getting Time...

Korsel Terbuka Lakukan Pembicaraan Damai

Fajar Nugraha
Rabu, 22 Februari 2012 12:12 wib
Presiden Korsel Lee Myung Bak (Foto: AP)
Presiden Korsel Lee Myung Bak (Foto: AP)
SEOUL - Presiden Korea Selatan (Korsel) Lee Myung Bak mengklaim pihaknya bersedia untuk melakukan pembicaraan terbuka dengan Korea Utara (Korut). Tetapi Lee meminta Korut untuk menunjukan niat untuk memperbaiki hubungan kedua negara.

Komentar Lee ini tentunya menyegarkan di tengah ketegangan yang terjadi antara kedua negara tetangga tersebut. Lee pun menyatakan kesediaan Korsel untuk bersabar mengenai hubungan keduanya. 

"Korut di bawah kepemimpinan Kim Jong-Un makin membuka kesempatan untuk memperoleh hidup yang lebih baik," jelas Presiden Lee seperti dikutip Associated Press, Rabu (22/2/2012).

"Bila Korut menunjukan sikap yang tulus, maka Seoul akan menyambutnya dan pembicaraan kedua negara akan dilakukan dengan hati yang lapang," imbuh lee.

Sejak Desember lalu, Korut membekukan pembicaraan dengan Korsel. Terlebih lagi dengan wafatnya mantan pemimpin Korut Kim Jong-Il 17 Desember, pembicaraan itu diperkirakan sulit terjadi.

Kini di bawah kepemimpinan Kim Jong-Un, proses reunifikasi kedua negara tetangga tersebut sepertinya belum menunjukkan kemajuan. Korsel belum dapat memperkirakan arah kebijakan dari pemimpin muda Korut itu.
(faj)
TWITTER »
twit