Foto : Rick Santorum (Politicio)
MARICOPA - Bakal calon Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik Rick Santorum menyebut Presiden Barack Obama seperti Rock Star selayaknya Raja George III yang menguasai Amerika. Sementara itu Santorum menyebut dirinya sebagai seorang yang akan menghentikan tindakan Obama.
"Kembali ke 2008, warga Amerika memilih seorang Rock Star yang mereka yakini akan sanggup memecahkan masalah yang ada, seseorang yang mereka yakini dapat memberikan perubahan di kehidupan warga," ujar Santorum dalam kampanyenya di Phoenix, Arizona, seperti dikutip Daily Mail, Rabu (22/2/2012).
"Saya bukanlah seorang manajer, saya juga bukan seorang visioner, saya adalah seorang pria dari kota baja yang tumbuh besar untuk memahami, apa yang membuat AS menjadi negara hebat. Saya selalu menempatkan hati saya dan tindakan saya untuk menjadikan Amerika sebagai sebuah negara yang akan kita berikan kepada anak dan cucu kita," imbuhnya.
Santorum membandingkan Obama dengan Raja George III dari Inggris yang lebih memilih untuk menguasai rakyatnya dibanding memberikan ke warganya untuk mengatur dirinya sendiri.
"Ingat, pendiri AS adalah seorang yang muncul dari suatu negara yang dipimpin oleh raja. Negara mereka menganggap hak warga negara diberikan oleh seorang raja dan seorang raja mendapat keuntungan dari rakyatnya, apakah hal ini cukup meyakinkan Anda semua? Pemerintah AS memberikan Anda hak, bila mereka mengendalikan juga hak kalian. Seperti halnya dalam isu pelayanan kesehatan" tegas Santorum.
Dalam pidatonya yang dibacakan selama 28 menit, para hadirin tampak bertepuk tangan ketika mereka menyaksikan Santorum. Banyak kelompok Tea Party yang hadir dalam kampanye Santorum. Komparasi terhadap Obama dan Raja George III juga tampak menarik di mata kelompok Tea Party.
Dalam kampanyenya, mantan Senator Pennsylvania itu juga menyinggung pesaingnya yakni, Mitt Romney. Santorum menggambarkan Romney sebagai "orang dalam Gedung Putih."
"Di satu sisi Romney adalah seorang yang berada di luar Washington, dia bukan seorang senator atau anggota Kongres. Posisi itu tidak didapatkannya karena dia tidak pernah mencobanya. Romney juga sempat gagal terpilih menjadi seorang Senat pada 1994 silam," jelas Santorum.(AUL)