Getting Time...

5 Harapan SBY Pada Dubes RI

Fajar Nugraha
Kamis, 23 Februari 2012 12:51 wib
Foto : Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (zimbio)
Foto : Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (zimbio)
JAKARTA - Di hadapan duta besa-duta besar Republik Indonesia, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan harapannya. Harapan-harapan ini disampaikannya agar para dubes dan diplomat RI bisa mendapatkan hasil yang nyata dalam pekerjaannya.

"Pertama be confident, yang kedua have a global view, yang ketiga know your mission, yang keempat be achievement oriented kemudian yang kelima always be ready, active dan creative. Lima saja, meskipun barangkali implementasinya tidak sesederhana seperti yang diucapkan," jelas Presiden SBY saat memaparkan harapannya kepada para dubes di Gedung Pancasila, Jakarta, Kamis (23/2/2012).

Pada poin be confident yang diutarakannya, Presiden SBY meminta para dubes untuk memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Hal ini dilihat dari posisi Indonesia saat ini yang diharapkannya dapat menuju Indonesia yang lebih baik.

"Mentalitas kita, mentalis dubes, mind set dubes, haruslah mind set negara berkembang. Jangan diantara kita memiliki mentalitas negara yang pernah terpuruk akibat krisis," ucap Presiden.

Presiden juga meminta agar para dubes RI memilik pandangan global dalam suatu masalah. Hal ini disebutkannya dalam poin have a global view bagi para diplomat Indonesia.

"Dengan posisi kunci Indonesia di kawasan Asia dan terlepas dari kepentingan nasional, global view ini penting bukan hanya regional view. Karena kuatnya kertaitan di era globalisasi ini," ungkap Presiden.

Kemudian, para dubes juga diminta Presiden untuk know your mission, atau mengetahui misi yang diemban dalam tugasnya. Salah satu poin yang termasuk dalam harapan Presiden ini antara lain, para dubes dapat menjaga hubungan baik dengan negara lain, menjaga warga Indonesia di luar negeri serta mematahkan informasi buruk tentang Indonesia.

Salah satu misi penting yang diminta oleh Presiden kepada dubes adalah melakukan perjuangan melawan unfair foreign policy, khususnya untuk melindungi produk-produk Indonesia serta Warga Negara Indonesia. Untuk hal ini Presiden meminta para dubes untuk tidak menganggap masalah ini sebagai urusan biasa.

Poin selanjutnya yang juga menjadi perhatian Presiden adalah para dubes harus memiliki rasa be achievement oriented atau berorientasi pada pencapaian.

"Jangan kebanyakan gledek atau gluduk tapi hujan tidak turun-turun. Ukurannya, sukses tidak sukses tetapi ya hasil. Kalau treaty atau mou ya dijalankan," ucap SBY.

Dalam hal ini peran diplomasi amat penting. Presiden pun menginginkan adanya laporan kerja per tahun yang diberikan oleh para Dubes sebagai ukurannya untuk menilai kinerja dubes.

Terakhir, Presiden meminta agar dubes untuk tidak hanya aktif, tetapi juga kreatif. Presiden meminta agar diplomat untuk mampu berpikir outside the box dan juga lebih menjangkau siapa atau masalah apapun secara langsung. Tentunya Presiden juga meminta Dubes untuk memimpin perubahan di forum-forum internasional.(AUL)
  • deva madya » 0 Tanggapan
    assalamualaikum,,sejak pertama sby menjadi president ,,beliau adalah presiden idola saya,,saya sangat setuju apa yg di sampaikan beliau itu,,meski para duta besar adalah "big mouth"...tidak ada kerja,,bahkan mereka sama sekali tidak perduli sama nasib warga negara sendri di luar negri....menurut saya pak president kurang satu masukan,,sebelum para pekerja kita dihukum pancung atau hukum mati,,lebih dulu itu duta besar kita pancung didepan seluruh masyarat RI...adil,,mereka gagal melindungi warga republik indonesia,,mereka (duta besar ) di luar negri hanya untuk shopping n jalan2...pak president dengar lah suara kami,,kami akan selalu mendoakan mu..amin.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit