Getting Time...

Filipina Tolak Banyaknya Libur Nasional

Fajar Nugraha
Jum'at, 24 Februari 2012 10:53 wib
Pekerja Filipina (Foto: Google Images)
Pekerja Filipina (Foto: Google Images)
MANILA - Masalah libur nasional menjadi perbincangan panas di Filipina. Menteri Tenaga Kerja Filipina menolak usulan penambahan libur nasional yang diajukan oleh pihak parlemen.

"Saya menolak rencana parlemen untuk menambah 10 hari libur nasional darui 18 hari libur nasional yang sudah ada sekarang," ujar Menteri Tenaga Kerja Filipina Rosalinda Baldoz seperti dikutip Associated Press, Jumat (24/2/2012).

Menurut Baldoz, rencana pihak legislatif ini hanya akan membuat Filipina tidak kompetitif dengan negara Asia Tenggara lain. "Rencana ini juga bisa membuat investasi asing keluar dari Filipina," ucapnya.

Baldoz menambahkan hari libur yang disebabkan oleh bencana alam, sudah menyebabkan produktivitas serta meningkatkan ongkos produksi yang ada.
 
Atas alasan tersebut Baldoz menolak penambahan hari libur. Baginya, hari libur nasional saat ini sudah mempengaruhi persaingan bisnis Filipina.
(faj)
TWITTER »
twit