Getting Time...

Kitab Suci Dibakar, Jerman Tutup Pangkalan Militer

Aulia Akbar
Sabtu, 25 Februari 2012 16:02 wib
Foto : Pasukan Jerman mengosongkan basis militer di Afghanistan (The Local)
Foto : Pasukan Jerman mengosongkan basis militer di Afghanistan (The Local)
KABUL - Seiring dengan makin maraknya aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh warga Afghanistan setelah munculnya insiden pembakaran kitab suci Al Qur'an, Jerman pun mengosongkan kamp militernya yang terletak di bagian utara Afghanistan.

Setelah 300 demonstran berdemonstrasi di depan kamp militer Jerman yang terletak di Kota Taloqan, Afghanistan, komandan pasukan Jerman memutuskan untuk menarik 50 pasukannya dan meninggalkan kamp militer yang ditempatinya.

Juru bicara militer Jerman mengatakan, para pasukan sudah menaiki kendaraan untuk berpindah tempat dari kamp militernya, meski demikian, belum jelas kapan para pasukan akan kembali ke wilayah yang dahulu ditempatinya. Kamp di Taloqan juga merupakan tempat yang sulit di amankan karena tempatnya yang sangat kecil dan lokasinya yang berada di tengah kota. Demikian seperti diberitakant The Local, Sabtu (25/2/2012).

Para demonstran dikabarkan melempari kamp Jerman dengan batu dan saat ini kerusuhan pun dikabarkan makin menjadi. Beberapa orang juga dikabarkan tewas dalam aksi kerusuhan tersebut.

Kerusuhan itu dipicu oleh adanya insiden pembakaran kitab suci Al Qur'an oleh pasukan Amerika Serikat (AS) yang tergabung dalam North Atlantic Treaty Organization (NATO) di basis militernya. Pemerintah AS juga sudah sudah mengutarakan permintaan maafknya ke Presiden Afghanistan Hamid Karzai atas insiden itu.

Hingga saat ini, militan Taliban juga bersumpah akan melakukan balas dendam terhadap NATO yang melakukan pembakaran kitab suci itu.(AUL)
  • mario » 0 Tanggapan
    sudah jelas agenda Amerika mengacak2 negara mayoritas m****m Lihat saja Timor timur lepas dari Indonesia , siapa yg mengacak2? Papua sekarang akan dijadikan seperti timor timur , siapa yg mengacak2? Palestina dari dulu ditindas i****l , tetapi amerika menggendong gendong i****l padahal tau banyak orang tak bersalah dibunuh i****l amerika diam saja seakan tak ada apaa2. Sudah jelas agenda mereka.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • hariwbs » 0 Tanggapan
    jika ada manusia yng berani membakar Al Quranul Karim, maka manusia itu sdh berani menantang a***h SWT dan Rasulnya.Dan Siapa yg merani menantang a***h SWT dan Rasul-Nya maka dia akan Hancur Binasa di Dunia Terlebi lagi di Akherat,seperti Firaun Laknatullah.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • SUGENG RIYADI » 0 Tanggapan
    Rahmat a***h selalu dilimpahkan kepada hambanya yang sholeh.Udah bukan rahasia umum kalau dri dulu America dan sekutunya itu adalah nyata musuh Islam.Itu memang semgaja dilakukan untuk menghina i***m dan menunjukan sikap permusuhannya.Mereka adalah golongan orang orang yang putus asa karena bingung kitab yang dia yakinii ternyata isinya berbeda beda.AYO PARA TENTARA a***h KOBARKAN SEMANGAT JIHAD KITA DI JALAN ALLAH.Yakinlah diakhir zaman pastilah i***m yang menang.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit