Polisi Kepung Pelaku Penembakan Prancis

Rabu, 21 Maret 2012 17:15 wib | Fajar Nugraha - Okezone

Pengepungan yang terjadi di Prancis (Foto: Sky News) Pengepungan yang terjadi di Prancis (Foto: Sky News) TOULOUSE - Dua petugas Kepolisian Prancis tertembak saat melakukan pengepungan terhadap pelaku penembakan di sekolah Yahudi di Toulouse, Prancis. Pelaku penembakan sendiri mengatakan, dirinya akan menyerahkan diri kepada polisi.


Seorang pria yang diketahui berusia 24 tahun itu, saat ini masih terkepung di dalam rumahnya dan terus melakukan perlawanan. Pria ini diyakini memiliki kaitan dengan Al Qaeda.

Pihak Prancis juga mencurigai bahwa pelaku ini turut memiliki kaitan dengan kelompok militan Forsane Alizza, meskipun hal ini belum bisa dikonfirmasi. Pemerintah Prancis sebelumnya menganggap Forsane Alizza sebagai kelompok terlarang.

"Saat polisi mencoba untuk mendekati pintu (rumah), pelaku tiba-tiba saja melepaskan tembakan. Satu orang menderita luka pada bagian lututnya tetapi tidak menderita luka serius. Sementara seorang polisi lain menderita luka ringan," ungkap Menteri Dalam Negeri Claude Gueant seperti dikutip Channel 4, Rabu (21/3/2012).

"Pelaku mengklaim dirinya adalah seorang mujahidin dan merupakan anggota Al Qaeda. Dirinya mengaku ingin membalaskan dendam atas kematian anak-anak Palestina oleh Israel dan ingin balas dendam atas militer Prancis karena intervensinya," ujar Gueant.

Pelaku yang tidak diketahui namanya ini, dikabarkan pernah melakukan perjalanan ke wilayh perbatasan antara Pakistan dan Afghanistan. Wilayah tersebut selama ini dikenal sebagai basis pertahanan dari Al Qaeda.

Senin 19 Maret lalu, Prancis dikejutkan dengan tewasnya empat siswa sekolah Yahudi Ozar Hatorah. Korban tewas dalam penembakan ini, sudah tiba ke Israel untuk dimakamkan.
(faj)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »