Tayangan dokumenter itu juga menyuguhkan wawancara dengan seorang petinggi penyelidik federal AS (FBI), Frank Filiuzzi. Asisten Direktur kontraintelijen FBI ini mengatakan, pihaknya harus menghentikan jaringan mata-mata Rusia itu karena sudah mulai mendekati anggota Kabinet AS.
Namun Filiuzzi menolak untuk menyebutkan nama dari pejabat kabinet yang dimaksud. Kendati pihaknya sudah memberikan peringatan kepada pejabat kabinet tersebut, tentang sosok Anna Chapman sebagai mata-mata Rusia.
Jaringan mata-mata itu sudah diawasi oleh pihak berwenang AS selama bertahun-tahun. Mereka pun ditangkap pada 2010 lalu, termasuk pula Anna Chapman yang berhasil masuk ke lingkungan kalangan atas di Negeri Paman Sam.
"Saya kira nilai lebih dari Anna Chapman adalah kemampuannya untuk bergaul, karismatik. Atas kemampuannya itu, Chapman adalah sosok tepat sebagai pihak yang mampu menarik perhatian target potensial (dalam istilah intelijen disebut honey trap)," ucap Figliuzzi dalam dokumenter BBC yang dikutip CNN, Rabu (4/4/2012).
"Dia (Chapman) makin terus mendekat dengan pihak pejabat tinggi di pemerintahan," imbuhnya.
Tetapi pejabat lainnya membantah klaim dari Figliuzzi. Juru bicara FBI Paul Bresson menyebutkan komentar Figliuzzi merunut pada tuduhan AS kepada jaringan mata-mata yang ditangkap dikirim kembali ke Rusia, pada 2010 lalu.
"Komentar Figliuzzi ke BBC konsisten dan terbatas dari informasi yang dituduhkan kepada jaringan mata-mata itu. Tidak ada tuduhan bahwa Anna Chapman ataupun mata-mata lainnya mencoba untuk merayi pejabat Kabinet AS," tegas Bresson.
Tetapi keterangan dari Bresson patut diragukan, mengingat seorang anggota jaringan mata-mata lainnya Cynthia Murphy diketahui kerap melakukan pertemuan dengan seorang bankir. Bankir itu diketahui sebagai seorang teman dari pejabat kabinet saat ini. Namun tidak diketahui nama bankir tersebut.