Rusia: AS Sangat Arogan

Rabu, 04 April 2012 21:14 wib | Aulia Akbar - Okezone

Foto : Menlu Rusia Sergei Lavrov  (EPA) Foto : Menlu Rusia Sergei Lavrov (EPA) MOSKOW - Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menilai, sikap Duta Besar Amerika Serikat (AS) Michael McFaul sangat arogan, ketika membahas sistem pertahanan misil Eropa.

"Kemarin, kolega kami dari AS mengutarakan pernyataannya yang arogan. Dia mengatakan, tidak akan ada perubahan dalam sistem pertahanan misil Eropa. Meski dia adalah Duta Besar, dia harus mengetahui kepentingan negara di mana dirinya berdinas," ujar Lavrov seperti dikutip Russia Today, Rabu (4/4/2012).

Dalam sebuah wawancara, McFaul menjelaskan, negaranya akan tetap mendirikan sistem pertahanan misil yang dinilai mengancam keamanan nasional Rusia. Namun, McFaul tetap ingin bekerja sama dengan Rusia untuk meredakan kecurigaan Negeri Beruang Merah terhadap misil-misil Eropa yang ada di dekat wilayahnya.

Pada 2010 lalu, Rusia sudah sepakat untuk tetap menjaga komunikasi dan bekerja sama guna membahas isu pertahanan itu, namun tidak ada kesepakatan yang dicapai antara Rusia dan negara anggota North Atlantic Treaty Organization (NATO). Presiden Rusia Dmitry Medvedev. Bahkan mengajak militernya agar bersiap siaga guna mewaspadai ancaman yang muncul dari AS.

Saat ini, Negeri Beruang Merah berencana akan menempatkan sistem pertahanan misil S-400 Triumph di wilayah Timur Jauh untuk menghalau adanya serangan misil ke wilayahnya.

S-400 merupakan misil jarak menengah yang dapat menempuh target di berbagai medan. Misil tersebut bahkan sanggup menghancurkan pesawat, pesawat tak berawak, peluru kendali serta misil balistik. Untuk saat ini, senjata canggih ini belum pernah dijual ke negara lain. Rusia hanya mengirim misil lawasnya yakni, S-300 ke Iran dan Suriah. (AUL)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »