TIMUR TENGAH

Alasan Reformasi, Presiden Yaman Pecat Puluhan Petinggi Militer

Sabtu, 07 April 2012 11:24 wib
Khairisa Ferida - Okezone
Presiden Yaman Abd Rabbo Mansour Hadi (Foto: Times of India) Presiden Yaman Abd Rabbo Mansour Hadi (Foto: Times of India)

SANAA - Presiden Yaman Abd Rabbo Mansour Hadi yang baru saja dilantik beberapa pekan lalu melakukan langkah penting dalam masa-masa awal jabatannya, yakni mereformasi angkatan militer negara itu.

Langkah reformasi militer yang dilakukan Presiden Abd Rabbo Mansour Hadi itu termasuk dengan memecat empat gubernur dan puluhan petinggi militer lainnya yang merupakan pejabat lama di era pemerintahan mantan Presiden Ali Abdullah Saleh.
Presiden Abd Rabbo Mansour Hadi sendiri mengatakan langkah ini diambilnya untuk membuka jalan bagi kehadiran pejabat baru di militer. Namun ia juga tidak memungkiri kabar yang menyebutkan bahwa langkah reformasi yang dilakukannya ini untuk mencegah loyalis mantan Presiden Ali Abdullah Saleh untuk menghidupkan kembali gejolak di negara itu. Demikian diberitakan Associated Press Sabtu, (7/4/2012).

Di antara mereka yang dipecat termasuk beberapa kerabat mantan Presiden Saleh, yakni seornag saudara tirinya yang menduduki jabatan sebagai komandan angkatan udara serta keponakan Saleh yang menjabat sebagai kepala pengawal presiden.

Abd Rabbo Mansour Hadi yang sebelumnya menjabat sebagai wakil presiden itu kabarnya juga ikut memecat kerabat mantan Presiden Saleh yang menduduki jabatan sebagai pimpinan sebuah perusahaan distribusi minyak. Selama ini perusahaan ini dituding sebagai lumbung kekayaan bgai mantan Presiden Saleh beserta keluarganya.

Reformasi militer yang dilakukan Presiden Abd Rabbo Mansour Hadi ini sendiri mendapat tanggapan yang baik dari salah seorang pejabat militer Yaman, Kolonel Angkatan Laut Mohamed Shimsan. Menurut Mohamed Shimsan reformasi militer merupakan langkah yang sangat penting bagi kemajuan negara itu.

"Reformasi militer ini berperan dalam mengembalikan kepercayaan rakyat kepada pemerintah dan menggambarkan kemampuan Presiden Abd Rabbo Mansour Hadi untuk membuat perubahan yang nyata, bahkan terhadap mereka yang memiliki kedekatan dengan mantan Presiden Saleh," ujar Kolonel Angkatan Laut Mohamed Shimsan.

Selain berjanji akan melakukan reformasi, Presiden Abd Rabbo Mansour Hadi juga mengatakan dirinya bersumpah akan memerangi kelompok militan Al Qaeda yang dinilainya telah sejak lama memanfaat gejolak politik yang terjadi di negara itu. (rhs)

Berita Selengkapnya Klik di Sini
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.

getting time ...

BACA JUGA ยป