Ilustrasi : IST
RIYADH - Arab Saudi mengadili 50 tersangka yang diduga merupakan anggota militan Al Qaeda. Seluruh tersangka dituduh merencanakan serangan ke Kerajaan Arab Saudi.
Sebanyak 47 orang tersangka adalah warga Arab Saudi, sementara itu dua orang lainnya merupakan warga Suriah dan seorang warga Yaman. Mereka diadili di pengadilan khusus di Riyadh.
"Seluruh tersangka dituduh melakukan operasi teror dan terlibat dalam jaringan militan Al Qaeda. Mereka hendak meledakkan perumahan dan bangunan-bangunan lainnya serta membunuh warga Amerika Serikat," demikian laporan dari media Arab Saudi seperti dikutip AFP, Minggu (8/4/2012).
Tersangka juga berencana meledakkan kantor Kedutaan Besar Inggris dan Amerika Serikat (AS) yang ada di Kota Riyadh serta membunuh pejabat tinggi Arab Saudi. Lima tersangka juga terbukti memiliki senjata dan sempat menyelundupkan senjata berat dari Irak ke Kerajaan Arab Saudi. Senjata-senjata itu akan digunakan oleh militan Al Qaeda.
Pada Juni 2011, Kerajaan Arab Saudi juga mengadili 85 orang yang diduga merupakan anggota militan Al Qaeda. Sebanyak 85 tersangka juga dihadapkan atas tuduhan yang sama di pengadilan.
Pemberantasan gerakan Al Qaeda di Arab Saudi tak lepas dari peranan dari Pangeran Nayef yang merupakan Putera Mahkota Arab Saudi. Nayef merupakan sosok yang cukup membenci Al Qaeda. Pria berusia 78 tahun ini dikabarkan memiliki sikap yang jauh lebih keras dibanding mendiang Pangeran Sultan, yang dulu menjabat sebagai putera mahkota.
Gerakan Al Qaeda di Arab Saudi juga berhasil ditumpas oleh Nayef pada 2003 hingga 2006. Meski demikian, banyak militan Al Qaeda yang akhirnya melarikan diri ke wilayah Yaman. (AUL)
getting time ...
Belajar Bahasa Inggris melalui dua berita BBC tentang penemuan ratusan cakar beruang dan kasus pencurian bayi di Spanyol.
What are the things in life you can't live without? A survey reveals what British people need.
The BBC gets a royal visitor. Queen Elizabeth officially opens the BBC's new headquarters.
Rabu, 19 Juni 2013 23:01 WIB
Rabu, 19 Juni 2013 21:01 WIB
Rabu, 19 Juni 2013 20:04 WIB