Foto : Menlu AS Hillary Clinton (treehunger)
WASHINGTON - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Hillary Clinton menilai, peluncuran roket yang akan dilakukan oleh Korea Utara (Korut) menunjukkan adanya ketakutan dari Korut terhadap sikap komunitas internasional.
Clinton menjelaskan, peluncuran roket yang akan dilakukan bertepatan pada ulang tahun Kim Il Sung menandakan adanya ketakutan dari Korut dalam menyaksikan perkembangan dalam interaksi di dunia ini. Korut sangat mengkhawatirkan masuknya pengaruh dari luar yang masuk ke negaranya.
"Peluncuran roket itu memberikan kejelasan bagi kita semua, Pemimpin Korut memandang peningkatan hubungan diplomatik dengan negara lain tak lain adalah ancaman," ujar Clinton, seperti dikutip Telegraph, Rabu (11/4/2012).
Pada hari ini, Korut dikabarkan mulai mengisi bahan bakar dari roket yang akan digunakan untuk meluncurkan satelitnya. Komunitas internasional juga sudah meminta Korut untuk menghentikan peluncuran roket itu.
"Peluncuran roket sudah semakin dekat. Kemungkinan besar, peluncuran ini akan dilangsungkan pada 12 atau 13 April," ujar seorang pejabat Korut.
Pemimpin Korut Kim Jong Un sebelumnya menegaskan, dirinya tidak menerima usulan dari Kementerian Luar Negeri Korut yang meminta agar peluncuran roket itu ditunda. Menurut pejabat militer Korut, penundaan peluncuran roket akan membuat negaranya kehilangan momen bersejarah.
AS menganggap Korut sudah mengingkari janjinya dalam rangka menghentikan peluncuran roket. AS nampaknya sudah kehilangan kepercayaan dengan negeri komunis tersebut. (AUL)
getting time ...
Belajar Bahasa Inggris melalui dua berita BBC tentang penemuan ratusan cakar beruang dan kasus pencurian bayi di Spanyol.
What are the things in life you can't live without? A survey reveals what British people need.
The BBC gets a royal visitor. Queen Elizabeth officially opens the BBC's new headquarters.
Kamis, 20 Juni 2013 03:04 WIB
Rabu, 19 Juni 2013 21:01 WIB
Rabu, 19 Juni 2013 20:04 WIB