Pujian Cameron untuk Perubahan Myanmar

Kamis, 12 April 2012 12:08 wib | Fajar Nugraha - Okezone

Pendukung Aung San Suu Kyi saat rayakan kemenangan (Foto: Getty Images) Pendukung Aung San Suu Kyi saat rayakan kemenangan (Foto: Getty Images) JAKARTA - Perubahan yang terjadi di Myanmar tidak luput dari perhatian Perdana Inggris David Cameron selama ini. Saat memberikan kuliah umum di Universitas Al-Azhar hari ini, PM Cameron memuji Presiden Myanmar Thein Sein yang memimpin perubahan di negara itu.


Reformasi memang tengah berjalan di Myanmar saat ini. Presiden Thein Sein menjadi sosok penting dalam perubahan itu.

"Presiden Thein Sein harus dihargai karena kepemimpinannya telah melepaskan tahanan politik, melakukan pemilu sela dan melegalisasi partai politik yang selama ini dilarang," kata PM Cameron saat memberikan kuliah umum di Universitas Al-Azhar, Jakarta, Kamis (12/4/2012).

"Mari kita perlihatkan, di saat mereka (Myanmar) berani untuk melakukan reformasi, kita berani untuk meresponsnya. Saat fondasi reformasi sudah diletakan, seperti di Indonesia. Kita harus membangunnya hingga benar-benar diterapkan," imbuhnya.

Indonesia menurut PM Cameron, diharapkan mampu membantu Myanmar. "Di bawah kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Indonesia menjadi kekuatan demokrasi terbesar di Asia Tenggara. Hal ini diharapkan bisa membantu Myanmar membentuk demokrasinya sendiri," lanjut Cameron.

Cameron melihat posisi militer di Indonesia juga sudah berubah sebagai mana semestinya harus berlaku. Tentunya hal ini juga bisa dicontoh oleh Myanmar. Ini adalah sinyal kuat bagi dunia, selain pemilu 2014 mendatang.

PM Cameron rencananya juga akan mengunjungi Myanmar dalam lawatannya ke Asia Tenggara. Tetapi sebelum Myanmar, Cameron akan singgah terlebih dulu di Malaysia setelah terbang dari Indonesia siang ini.
(faj)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »