DUNIA
Rusia: Jangan Berlakukan Sanksi ke Korut
Jum'at, 13 April 2012 21:13 wib
Aulia Akbar - Okezone
Foto : Menlu Rusia Sergei Lavrov (EPA)
MOSKOW - Meski menyebut peluncuran roket Korea Utara (Korut) sebagai sebuah pelanggaran dari Resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB), Rusia menolak adanya pemberlakuan sanksi baru ke Korut. Rusia juga kembali mengingatkan agar seluruh negara tetangga Korut menenangkan diri.
"Kami tidak yakin akan adanya hasil yang baik lewat pemberlakuan sanksi baru. Sanksi tidak akan membuahkan hasil yang baik untuk menyelesaikan masalah yang ada," ujar Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (13/4/2012).
"Rusia mendiskusikan isu nuklir di Semenanjung Korea dan peluncuran roket ini. Kami mencoba meyakinkan negara lain agar memberikan respons lewat cara yang diplomatis," imbuh Lavrov.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri China Yang Jiechi juga mengutarakan kekhawatirannya atas peristiwa ini. Dirinya berharap agar seluruh negara tetap tenang guna menciptakan stabilitas di Semenanjung Korea yang kian memanas akibat perseteruan Korut dan Korsel. China menyarankan agar Korut serta beberapa negara tetangganya menjaga komunikasi.
India yang dulu mendesak Korut agar tidak melanggar Resolusi DK PBB juga meminta agar seluruh negara menahan diri setelah menyaksikan peluncuran roket Korut.
Lavrov pun menambahkan, Rusia, China, dan India mendesak agar dialog six party yang akan membahas denuklirisasi Semenanjung Korea dilanjutkan.
Amerika Serikat (AS) beserta sekutu-sekutunya mengatakan, Korut harus bertanggung jawab atas tindakan yang dilakukannya. Para pejabat di Jepang dan Korsel bahkan menilai, negeri komunis itu patut dihukum karena sudah melakukan pelanggaran. (AUL)
Berita Selengkapnya Klik di Sini