ASIA TENGGARA
Promosi Perdamaian, Kemlu Dukung Petualang RI
Rabu, 18 April 2012 07:56 wib
Fajar Nugraha - Okezone
Menlu terima pengendara Ride for Peace (Foto: Dit.Infomed/ Kemlu)
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri menyampaikan apresiasi yang tinggi atas capaian “Ride for Peace”, yang dipelopori oleh Jeffrey Polnaja, dalam mempromosikan Indonesia di berbagai negara.
Menurut Menlu Marty, pesan yang dibawa oleh tim “Ride for Peace” sejalan dengan prinsip Politik Luar Negeri Indonesia, “Waging for Peace” atau mendahulukan perdamaian.
"Oleh karenanya, Kemlu RI akan selalu siap untuk mendukung misi yang diemban oleh Jefrrey dalam melakukan ekspedisi yang kedua ini. Khususnya melalui bantuan teknis agar ekspedisi ini dapat berjalan secara efektif," pernyataan Kementerian Luar Negeri RI dalam keterangan pers yang diperoleh okezone, Rabu (18/4/2012).
“Ride For Peace” merupakan sebuah ekspedisi yang didedikasikan untuk perdamaian dunia. Saat ini “Ride For Peace” telah mendatangi 72 negara dan 3.805 kota besar di benua Asia, Afrika, dan Eropa. Secara kumulatif, dapat dikatakan bahwa perjalanan yang telah ditempuh oleh Ride for Peace adalah sama dengan 3 kali keliling dunia atau sekiria 125.000 kilometer.
Dengan mengendarai sepeda motor seorang diri, Polnaja menyelesaikan perjalanan tahap pertama dalam jangka waktu 2 tahun 7 bulan, sejak 23 April 2006 hingga November 2008.
Dalam kesempatan itu, Jeffrey Polnaja juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Kemlu, dalam hal ini, Perwakilan-perwakilan RI di seluruh dunia yang telah membantu kelancaran ekspedisi selama ini.
“Paperwork (surat-surat izin) memang selalu menjadi perkara yang tidak mudah. Namun keberadaan Perwakilan RI di seluruh dunia telah banyak membantu kelancaran misi saya selama ini,” ujar Jeffrey dalam pertemuan dengan Menlu.
"Pernah suatu ketika saya harus melewati perbatasan yang rawan di Iran. Namun saya dapat melewati dengan aman berkat foto dan berita tentang perjalanan saya yang disebarluaskan oleh pihak KBRI kepada otoritas di wilayah perbatasan Iran," imbuhnya.
Menanggapi hal tersebut, Menlu Natalegawa menyampaikan, pihaknya akan senantiasa membantu kelancaran ekspedisi kedua yang rencananya akan dilaksanakan pada pertengahan April ini. Menlu juga menyampaikan beberapa informasi yang dapat dijadikan sebagai bekal Jeffrey dalam perjalanannya nanti.
“Kami yakin bahwa Jeffrey akan membawa pesan yang positif tentang Indonesia selama menjalankan ekspedisi”, tutur Menlu.
Pada kesempatan itu, sempat ada pertanyaan mengenai pendanaan dan sponsor ekspedisi. Namun Jeffrey menyampaikan bahwa pendanaan ekspedisi ini sepenuhnya berasal dari biaya pribadi dan tidak menerima bantuan dari siapapun.
“Ekspedisi bukan merupakan fund rising dan saya tidak menerima sponsor dalam bentuk apapun”, tegasnya.
Lebih lanjut, menanggapi kurangnya promosi mengenai ekspedisi ini di Indonesia, Menlu Marty menyampaikan bahwa jajarannya akan secara optimal berusaha mempromosikan ekspedisi “Ride for Peace” melalui berbagai media yang ada di Kemlu.
Ekspedisi “Ride for Peace” kedua ini akan melewati berbagai negara dengan medan yang tidak mudah. Rute ekspedisi kedua ini adalah, Belgia menuju Belanda kemudian ke Jerman dan lanjut ke Polandia serta Siberia kemudian Mongolia di Ulanbatar dan diakhiri di Vladivostok, Rusia.
(faj)
Berita Selengkapnya Klik di Sini