ASIA TENGGARA
PM Malaysia Janjikan Reformasi
Rabu, 18 April 2012 19:11 wib
Fajar Nugraha - Okezone
PM Malaysia Najib Rajak (Foto: AFP)
KUALA LUMPUR - Perdana Menteri Malaysia Najib Razak bersumpah untuk mengkaji ulang aturan tegas yang dianggap mengekang rakyat. Selama ini kritikus menilai kebijakan tersebut digunakan untuk membungkam pendapat rakyat.
Janji yang diajukan PM Najib ini merupakan bentuk reformasi versi Pemerintah Malaysia. Najib sepertinya bermaksud untuk merengkuh suara rakyat yang menginginkan reformasi di Negeri Jiran.
"Pemerintah akan terus melakukan reformasi politik. Salah satunya, kami akan mengkaji ulang Undang-undang anti-Penghasutan secara komprehensif," ujar PM Najib seperti dikutip AFP, Rabu (18/4/2012).
Upaya Pemerintah Malaysia untuk mengambil hati rakyat dan khususnya kalangan oposisi, sepertinya makin gencar dilakukan.
Sebelumnya Parlemen Malaysia diperkirakan akan meloloskan undang-undang keamanan, yang akan menggantikan Undang-undang Keamanan Internal (ISA) yang dianggap kontroversial.
ISA selama ini memang menjadi perhatian warga dan kelompok HAM pada khususnya. Aturan dalam ISA ini mempersilakan pihak berwenang melakukan penahanan tanpa melalui pengadilan, terhadap tersangka teroris atau tersangka kejahatan mencurigakan yang mengancam Malaysia.
Upaya reformasi ini merupakan bentuk pemenuhan janji dari PM Najib yang diutarakannya September lalu. Dirinya menjanjikan warga untuk meningkatkan hak sipilnya, di negara yang pemerintahnya dipandang otoriter oleh pihak Barat tersebut.
(faj)
Berita Selengkapnya Klik di Sini