DUNIA

Pengawal Obama Kencani 20 Perempuan

Rabu, 18 April 2012 10:10 wib
Fajar Nugraha - Okezone
Secret Service kawal Obama (Foto: Reuters) Secret Service kawal Obama (Foto: Reuters)

WASHINGTON - Skandal seks yang melibatkan pihak Secret Service masih terus berlanjut. Dalam penyelidikan terakhir ditemukan, sekira 20 perempuan diketahui berada di dalam kamar hotel tempat agen Secret Service itu menginap.


Dikabarkan para Dinas Rahasia dan beberapa personel militer AS, berkencan dengan para perempuan pekerja seks komersial (PSK), sesaat sebelum Presiden Barack Obama tiba untuk pertemuan KTT Amerika di Cartagena, Kolombia pekan lalu.

Direktur Secret Service Mark Sullivan saat ini tengah menyelidiki apakah para perempuan itu memperoleh informasi sensitif, yang dapat mengacaukan protokol keamanan Obama.

Sullivan mengatakan, 11 anggota Secret Service dan 10 personel militer yang diduga terkait dengang masalah ini, memberikan keterangan yang berbeda terkait status 20 perempun itu. Sullivan juga mengirim lebih banyak penyidik lain ke Kolombia, untuk menginterogasi perempuan-perempuan tersebut.

"Beberapa dari perempuan itu mengaku mereka berprofesi sebagai PSK. Sementara beberapa lainnya mengaku hanya bertemu di bar yang berada di hotel (tempat mereka menginap)," ujar Ketua Komite Keamanan Dalam Negeri Senat AS Peter King, seperti dikutip The Washington Times, Rabu (18/4/2012).

Tetapi Sullivan sepertinya sudah kepalang marah atas tingkah anak buahnya. "PSK atau tidak, membawa warga asing ke zona aman adalah sebuah masalah besar," ujar Sullivan.

Bagi Peter King, tidakan dari anggota Secret Service ini tidak dapat dimaafkan.
 "Mereka beruntung. Bila perempuan itu bekerja untuk teroris, mereka bisa saja mendapatkan akses informasi tentang keberadaan Presiden atau mendapatkan protokol keamanan dari Secret Service untuk Presiden," imbuh King.

Mencuatnya kasus ini membuat banyak pihak mendesak agar Direktur Sullivan untuk diberhentikan dari jabatannya. 
Namun pihak Gedung Putih menegaskan, Presiden Obama masih mempercayai Sullivan. Respons cepat dari Sullivan tentang masalah ini pun dipuji oleh pihak Gedung Putih.
(faj)

Berita Selengkapnya Klik di Sini
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
BACA JUGA ยป