ASIA TENGGARA

"Tidak Akan Ada Perubahan dalam Sumpah Jabatan"

Senin, 23 April 2012 13:07 wib
Khairisa Ferida - Okezone
Presiden Myanmar Thein Sein (Foto: Bloomberg) Presiden Myanmar Thein Sein (Foto: Bloomberg)

YANGOON - Presiden Myanmar Thein Sein mengatakan, ia tidak memiliki rencana untuk mengubah sumpah jabatan yang diperdebatkan oleh Tokoh Demokrasi Myanmar, Aung San Suu Kyi. Meski Suu Kyi telah memboikot pertemuan parlemen yang berlangsung hari ini.

"Saya menyambut baik kemenangan Suu Kyi di parlemen. Namun apakah ia akan menghadiri pertemuan tersebut di parlemen itu, semua kembali pada keputusannya," ujar Presiden Thein Sein seperti dikutip AFP Senin, (23/4/2012).

Partai yang dipimpin Suu Kyi, Partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) sebelumnya dikabarkan menginginkan adanya perubahan kata-kata dalam sumpah jabatan anggota parlemen.

NLD menginginkan kata  "menjaga konstitusi" dirubah menjadi "menghormati konstitusi". Menurut NLD kata "menjaga" justru menjadi simbol dari rezim militer yang berkuasa selama puluhan tahun di negara itu.

"Tidak ada yang harus diubah. Kami ingin bekerja sama dengan Suu Kyi, menuju arah yang sama demi kepentingan rakyat," tegas Presiden Thein Sein.

Selain itu Presiden Thein Sein mengatakan, Pemerintah Myanmar yang dipimpinnya membuka kesempatan seluas-luasnya bagi Suu Kyi untuk duduk di kursi pemerintahan. Namun, ditegaskan Presiden Thein Sein, Suu Kyi harus menentukan prioritasnya.

"Suu Kyi harus membuat keputusan sendiri. Ia harus bekerja untuk rakyat, bukan sekedar untuk partainya sendiri," imbuhnya. (rhs)

Berita Selengkapnya Klik di Sini
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.

getting time ...

BACA JUGA ยป