Turki Tentukan Tiga Musuh Utama

Senin, 23 April 2012 17:05 wib | Khairisa Ferida - Okezone

Menteri Luar Negeri Turki Ahmet Davutoglu (Foto: Daily Star) Menteri Luar Negeri Turki Ahmet Davutoglu (Foto: Daily Star) ISTANBUL - Menteri Luar Negeri Turki Ahmet Davutoglu mengatakan, selama ini kebijakan luar negeri Turki didasarkan pada prinsip menjalin hubungan baik dengan negara-negara tetangga. Namun ada pengecualian dalam kebijakan itu.

Kebijakan luar negeri Turki yang dikenal dengan sebutan "zero problems with neighbors" itu, menunjukkan sikap Turki yang pada dasarnya bersahabat.

Namun, Menlu Davutoglu menyebutkan diantara sekian banyak negara yang bertetangga dengan Turki, terdapat tiga negara yang memiliki hubungan buruk dengan Turki.

"Armenia, Israel dan Suriah adalah negara-negara yang sulit diajak bernegosiasi. Sulit bagi Turki memmpertahankan hubungan yang stabil dengan ketiga negara ini," ujar Menlu Turki Ahmet Davutoglu, seperti dikutip Trend Senin, (23/4/2012).

Menlu Davutoglu juga menegaskan ketiga negara tersebut memiliki rekam jejak kejahatan, baik yang dilakukan di dalam negeri atau pun di negara lain.

Sebaliknya, Menlu Turki juga tidak lupa menyoroti perkembangan hubungan positif antara Turki dengan Azerbaijan, Georgia, Rusia dan Ukraina.

Turki selama ini memang dikenal sebagai sebuah negara yang memiliki keunikan secara geopolitik dan sosial budaya. Keunikan ini pun diikuti dengan letak geografis Turki yang berada di dua benua sekaligus yakni Eropa dan Asia. Hal ini menuntut Turki harus lebih lihai memainkan politik regionalnya.

Namun, dibawah kepemimpinan Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan dari Partai Aliansi Keadilan dan Pembangunan (PKA). Saat ini, Turki diketahui lebih condong menjalin hubungan erat dengan negara-negara anti-barat.
(rhs)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »