Menhan AS Bantah Iran Kloning Pesawat Mata-Mata

Selasa, 24 April 2012 07:38 wib | Fajar Nugraha - Okezone

Pesawat tak berawak AS yang jatuh di Iran (Foto: Reuters) Pesawat tak berawak AS yang jatuh di Iran (Foto: Reuters) WASHINGTON - Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Leon Panetta bantah klaim Iran yang menyebutkan, mereka mampu membangun pesawat mata-mata yang sama dengan milik AS. Sebelumnya Iran juga mengklaim memperoleh data penting dari pesawat AS yang mereka tembak.


"Saya dapat pastikan berdasarkan pengalaman, bahwa saya benar-benar mempertanyakan kemampuan mereka," ujar Panetta seperti dikutip AFP, Selasa (24/4/2012).

Sebelumnya Komandan Pasukan Garda Revolusi Divisi Teknologi Penerbangan Jenderal Amir Ali Hajizadeh mengatakan, pihaknya berhasil memecahkan kode-kode dari pesawat mata-mata RQ-170 Sentinel milik AS. Pesawat mata-mata tak berawak itu, jatuh ke tangan Iran pada Desember tahun lalu.

Panetta pun mencibir klaim ini. Namun dirinya enggan untuk membahas detil mengenai pesawat tersebut, mengingat masalah ini dianggap sensitif oleh Dinas Rahasia AS.

"Jelas sekali ini program rahasia. Saya tidak ingin berkomentar lebih banyak," imbuhnya.

Militer Iran memang dengan bangga memamerkan pesawat tak berawak Sentinel, lewat uji coba yang disiarkan lewat televisi. Namun salah satu sayap pesawat tersebut dikabarkan mengalami kerusakan.

Negeri Paramullah mengklaim bahwa tim mereka berhasil mengendalikan pesawat itu, dengan mengacak sistem pengaturan GPS-nya. 

Bahkan, Teheran dengan berani mengungkapkan, sejumlah negara kini telah mendekati Iran untuk mendapatkan informasi terkait teknologi militer yang didapatkan Iran melalui pesawat tanpa awak milik AS itu. 
China dan Rusia pun kabarnya merupakan pihak yang paling berminat atas informasi teknologi militer tersebut. 
(faj)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »