DUNIA
"Obama Bermain Politik dengan Peringatan 1 Tahun Tewasnya Bin Laden"
Senin, 30 April 2012 14:07 wib
Aulia Akbar - Okezone
Foto : Barack Obama (AP)
WASHINGTON - Tim kampanye bakal calon Presiden Amerika Serikat (AS) Mitt Romney menilai, adalah permainan politik yang dilakukan Presiden Barack Obama terkait isu kematian Osama bin Laden.
Sebelumnya, tim sukses Obama mengunggah video yang menampilkan mantan Presiden Bill Clinton pada Jumat pekan lalu. Dalam video itu, Clinton terlihat memuji Obama yang berhasil menumpas Osama bin Laden dan kerap mempertanyakan, apakah Romney sanggup melakukan hal yang sama dengan Obama.
Sementara itu penasihat kampanye Romney, Ed Glillespie mengklaim, adanya motif politik yang dilakukan Obama terhadap kematian Osama bin Laden. Gillespie yang merupakan rekan dari mantan Presiden George W. Bush mengatakan, Obama menjadi Presiden AS yang senang memecahbelah persatuan karena dirinya memanfaatkan momen satu tahun tewasnya Osama.
"Dia (Obama) membuat acara peringatan untuk menjadi pemersatu warga Amerika, dan saat ini dia justru menjadikan peringatan itu untuk memecahbelah persatuan, serangan politik partisan. Saya rasa, warga Amerika sudah melihat adanya tanda-tanda keputusasaan dalam kampanye Obama," ujar Gillespie, seperti dikutip CNN, Senin (30/4/2012).
Mantan capres AS John McCain juga mengkritik video tersebut. McCain menyebut video itu merupakan serangan politik murahan yang dilakukan Obama.
Meski demikian, mantan juru bicara Gedung Putih yang saat ini menjadi penasihat kampanye Obama, Robert Gibbs menyebut mengkritisi pernyataan tim kampanye Romney. Gibbs bahkan menganggap Romney bodoh karena ucapannya.
Pada kampanye pilpres AS 2007 lalu, Romney mengatakan, tidak penting bagi AS yang hendak menghabiskan dana triliunan dolar untuk mengejar seseorang. Namun beberapa hari kemudian Romney mengatakan pentingnya untuk menangkap Osama bin Laden.
Menurut poling dari NBC dan Wall Street Journal pada April 2012, Obama terbukti mengungguli Romney dengan perolehan suara 44 persen.
Sementara itu, Romney hanya mendapat 33 persen. Isu kematian Osama memang cukup membuahkan hasil yang baik bagi Obama yang sedang bergelut di pilpres AS 2012. (AUL)
Berita Selengkapnya Klik di Sini