TIMUR TENGAH

Abbas: PM Israel Harus Memilih!

Selasa, 01 Mei 2012 18:05 wib
Khairisa Ferida - Okezone
Presiden Palestina Mahmud Abbas (Foto: RIA Novosti) Presiden Palestina Mahmud Abbas (Foto: RIA Novosti)

RAMALLAH - Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan, bahwa Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu sebenarnya adalah mitra perdamaian bagi Palestina. Namun, menurut Abbas PM Israel itu harus menjatuhkan pilihan di antara dua hal yakni perdamaian atau pemukiman.

"Adalah kehendak Tuhan bahwa Anda adalah PM Israel dan Saya harus bekerja sama dengan Anda. Namun, PM Netanyahu harus memilih antara perdamaian atau pemukiman karena mereka yang menginginkan perdamaian tidak akan berbicara tentang pemukiman," ujar Presiden Mahmud Abbas seperti ditulis Suratkabar Ma'ariv, yang dikutip Israel National News, Selasa, (1/5/2012).

Abbas pun menegaskan, dirinya tidak terlalu peduli dengan posisi Israel terkait dengan kesepakatan damai antara Fatah-Hamas.

"Posisi PM Netanyahu terkait dengan proses rekonsiliasi Fatah-Hamas tidak penting bagi kami. Yang terpenting bagi kami adalah hal mendasar, wilayah dan rakyat Palestina bersatu," tegas Abbas.

Pernyataan Presiden Abbas itu muncul sebagai tanggapan atas pernyataan Netanyahu, yang sebelumnya turut menanggapi kesepakatan damai antara kelompok Fatah dan Hamas. Israel yang sejak lama tidak mengakui keberadaan Hamas dan menganggap kelompok itu sebagai teroris mengecam kesepakatan damai tersebut.

"Otoritas Palestina tidak dapat memilih kedua-duanya baik perdamaian dengan Israel atau pun Hamas," tegas PM Israel.

Perundingan damai antara Palestina-Israel kabarnya kembali menemui jalan buntu, setelah Negeri Yahudi itu memilih untuk melegalisasi tiga pemukiman Yahudi yang terletak di Tepi Barat. Ketiga pemukiman ini diketahui berlokasi di Bruchin, Rechelim dan Sansana yang merupakan wilayah Palestina. (rhs)

Berita Selengkapnya Klik di Sini
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
BACA JUGA ยป