DUNIA
Romney: Obama Tidak Bergerak Sendiri untuk Bunuh Osama
Selasa, 01 Mei 2012 09:06 wib
Khairisa Ferida - Okezone
Mitt Romney (Foto: The Star)
PORTSMOUTH - Aroma persaingan dalam pemilihan umum presiden Amerika Serikat (AS) antara mantan Gubernur Massachusetts, Mitt Romney dengan rival utamanya Barack Obama yang berasal dari Partai Demokrat tampaknya kian memanas. Isu kematian Osama bin Laden kian diperdebatkan untuk yang kesekian kalinya.
Menyusul peringatan satu tahun kematian teroris nomor satu dunia, Osama bin Laden, yang tewas dalam sebuah penyergapan oleh pasukan NAVY SEAL di Kota Abbottabod, Pakistan, kedua sosok ini pun saling menunjukkan pandangannya.
Mitt Romney awalnya menolak kebijakan yang dijalankan Obama terkait dengan penyergapan bin Laden karena operasi tersebut rentan dengan kegagalan dan keselamatan bagi pasukan AS. Namun, belakangan Romney mengubah sikapnya dan balik mendukung langkah yang ditempuh Obama.
"Tentu saja Saya akan membuat keputusan yang sama dengan yang dilakukan Obama. Bahkan, Jimmy Carter pun akan akan melakukan hal yang sama," ujar Mitt Romney usai berkampanye di New Hampshire seperti dikutip Associated Press Selasa, (1/5/2012).
Romney yang menyadari bahwa Obama akan menjadikan isu tewasnya bin Laden sebagai salah satu prestasi menonjol dalam kampanye pemilu presiden mendatang, dinilai ingin mengecilkan peran Obama dalam keberhasilan operasi penyergapan tersebut.
"Presiden Obama tidak bekerja sendirian dalam operasi penyergapan teroris itu," ujar Romney.
Romney yang juga mantan Gubernur Massachusetts dijadwalkan akan menghadiri peringatan satu tahun kematian Osama bin Laden di New York City.
Sementara itu, menyusul peringatan satu tahun kematian Osama bin Laden Presiden Obama mengatakan, bahwa momen ini adalah suatu bentuk refleksi bukan perayaan.
"Saya yakin Anda tidak melihat perayaan yang terlalu berlebihan disini. Menurut Saya, rakyat AS akan memanfaatkan momen ini untuk mengingat kembali keberhasilan yang telah dicapai negara ini dalam memberikan keadilan bagi orang yang telah membunuh lebih dari 3.000 rakyat kami," ujar Presiden Obama.
Presiden Obama sendiri dikabarkan akan menghadiri peringatan satu tahun tewasnya bin Laden dalam sebuah acara khusus yang disiarkan oleh stasiun televisi NBC. Dalam kesempatan ini, Obama kabarnya akan merekonstruksi kembali operasi penyergapan bin Laden yang dipimpinnya dari Gedung Putih.
Osama bin Laden yang menjadi buronan paling diburu AS diketahui tewas dalam sebuah penyergapan oleh pasukan elit Angkatan Laut AS, NAVY SEAL di wilayah Abbottabad, Pakistan, pukul 01.00 dini hari waktu setempat.
Kepastian terkait tewasnya bin Laden diperoleh melalui pernyataan resmi Presiden Obama pada 2 Mei 2011 lalu. (rhs)
Berita Selengkapnya Klik di Sini