TIMUR TENGAH

Hamas Adakan Dialog Rahasia dengan 5 Negara Uni Eropa

Kamis, 03 Mei 2012 10:29 wib
Aulia Akbar - Okezone
Foto : Simpatisan Hamas  (pakistancyberforce) Foto : Simpatisan Hamas (pakistancyberforce)

BEIRUT - Hamas mengadakan pembicaraan politik secara rahasia dengan lima negara anggota Uni Eropa belakangan ini. Bila memang kabar itu benar, isolasi terhadap Hamas yang dilakukan Barat dinilai semakin berkurang seiring dengan munculnya Arab Spring.

Pejabat Hamas Osama Hamdan mengatakan, kelompoknya sudah mengadakan pembicaraan dengan pejabat dari lima negara Uni Eropa. Hamdan tidak memberitahu negara mana yang mengadakan pembicaraan dengan Hamas.

"Saya tidak dapat memberitahu lebih detil tentang masalah ini, masalah ini merupakan masalah kepemerintahan. Kami tidak hanya mengadakan kontak, kami menjalin komunikasi dengan mereka," ujar Hamdan, seperti dikutip Associated Press, Kamis (3/5/2012).

Beberapa negara Uni Eropa tampaknya mulai melembut dalam menyikapi Hamas. Hamas sendiri masih dimasukkan ke dalam Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa sebagai kelompok teroris.
Sementara itu, Hamdan menjadi pejabat Hamas pertama yang bicara di depan publik, tentang adanya dialog antara organisasinya dan pemerintah negara Barat.

Di Gaza, tiga pejabat Hamas mengklaim, Inggris, Prancis dan Belanda terlibat dalam dialog jalur belakang dengan Hamas. Sementara itu, mereka juga menyebut Austria dan Swedia.

Meski demikian, Inggris, Prancis, Austria dan Belanda menampik ucapan itu. Swedia juga belum berkomentar untuk menanggapi masalah tersebut.

Saat ini, Hamas pun meminta negara Barat, agar mereka mengakui hasil dari pemilu Palestina. Belum jelas pula, kapan pemilu Palestina akan digelar.

"Mereka harus menerima demokrasi Palestina, kami yakin bila mereka siap menerima hasil dari pemilu itu, mereka akan direspons dengan baik oleh warga Palestina," imbuhnya. (AUL)

Berita Selengkapnya Klik di Sini
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
BACA JUGA ยป