TIMUR TENGAH

20 Orang Tewas, Kampanye Pilpres Mesir Ditunda

Kamis, 03 Mei 2012 14:02 wib
Aulia Akbar - Okezone
Foto : Bentrokan di Mesir (AFP) Foto : Bentrokan di Mesir (AFP)

KAIRO - Kampanye pemilu Presiden Mesir yang akan digelar oleh empat orang calon presiden (capres), terpaksa ditunda setelah muncul 20 korban jiwa dalam demonstrasi anti-militer di Kota Kairo.

Kandidat dari Ikhwanul Muslimin Mohammed Mursi mengatakan, dirinya terpaksa menunda kampanyenya selama 48 jam sebagai bentuk solidaritas demonstran. Mursi pun mendesak Dewan Militer Mesir agar bertanggung jawab.

Sementara itu rival dari Mursi, Abdel Moneim Abul Fotouh menghentikan seluruh aktivitas tim suksesnya, begitu pula yang dilakukan oleh kandidat sayap kiri Mesir, Khaled Ali dan Hamdeen Sabbahi.

Dewan Militer Mesir sebelumnya sudah berjanji akan menyerahkan kekuasaan pada 24 Mei mendatang. Namun kemarin, demonstrasi pecah, muncul beberapa serangan bom molotov yang dilakukan demonstran ke pasukan Mesir di Kota Kairo. Dokter di Kairo melaporkan, sekira 20 orang tewas dan puluan lainnya terluka dalam aksi unjuk rasa itu.

Demonstran tak henti-hentinya mengecam Dewan Militer Mesir dan memaksa Marshall Hussein Tantawi agar mundur dari jabatannya, sebagai Pimpinan Dewan Militer Mesir. Hingga saat ini, Amerika Serikat (AS) mendesak Dewan Militer Mesir agar melakukan penyelidikan terahadap bentrokan mematikan yang terjadi di Negeri Piramida itu.

"Kami ingin menyaksikan berakhirnya kekerasan di Mesir," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri AS Mark Toner, seperti dikutip AFP, Kamis (3/5/2012).

Di Abbassiya, ratusan demonstran juga berunjuk rasa dan bergabung dalam barisan yang dipimpin oleh Abul Fotouh. Mantan Ketua Badan Aton Internasional (IAEA) Mohamed ElBaradei juga mengecam adanya aksi kekerasan di negaranya.

"Dewan Militer dan Pemerintah Mesir tidak bisa melindungi warga sipil. Mesir akan semakin terpuruk," ujar ElBaradei. (AUL)

Berita Selengkapnya Klik di Sini
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
BACA JUGA ยป