ASIA TENGGARA

31 Tewas dalam Bentrokan di Myanmar

Jum'at, 04 Mei 2012 16:57 wib
Fajar Nugraha - Okezone
Pemberontak Kachin (Foto: AFP) Pemberontak Kachin (Foto: AFP)

YANGON - Sebuah suratkabar di Myanmar menyebutkan pekan lalu telah terjadi pertempuran antara pasukan Pemerintah Myanmar dengan Pemberontak Kachin. Pertempuran ini diketahui menewaskan 31 jiwa.


Suratkabar The New Light of Myanmar melaporkan, 11 pertempuran terjadi di akhir bulan April. Satu insiden melibatkan serangan dari Pasukan Pembebasan Kachin terhadap pos penjaga pasukan perbatasan Myanmar.

Akibat kejadian itu, 29 anggota pemberontak dilaporkan tewas. Sementara dua pasukan pemerintah dilaporkan tewas dan 15 lainnya terluka. Pihak Kachin tidak memberikan penjelasan mengenai pertempuran ini. Demikian diberitakan Associated Press, Jumat (4/5/2012).

Pemerintah Myanmar dengan pihak Kachin menyepakati perjanjian gencatan senjata selama beberapa bulan. Tetapi negosiasi damai dengan Kachin gagal berakhir dengan kegagalan.

Kamis 3 Mei kemarin, pasukan Myanmar dikabarkan akan melakukan serangan besar ke markas pemberontak Kachin. Sebanyak 2 ribu pasukan dikerahkan oleh Pemerintah Myanmar ke Kota Laiza, yang merupakan basis pemberontak.

Sekretaris Jendral Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB) Ban Ki Moon mendesak Myanmar agar segera mengakhiri kekerasan dan perseteruan dengan warga etnis minoritas di negaranya. Namun fraksi pemberontak dari Kachin, Pasukan Pembebasan Kachin (KIA) menuduh Pemerintah Myanmar hendak menggelar operasi militer.

Perseteruan antara Myanmar dan Kachin sudah terjadi sejak dulu, komunitas internasional juga melontarkan kecamannya setelah puluhan ribu warga kehilangan tempat tinggal dan hidup sengsara karena peperangan itu.

Pemerintah Myanmar juga dituding sering melakukan pemalsuan informasi terkait Kachin. Mereka menyebut, para pemberontak Kachin kerap melakukan pembunuhan terhadap warga sipil dan bahkan anak-anak, namun KIA menampik tuduhan itu.  
(faj)

Berita Selengkapnya Klik di Sini
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
BACA JUGA ยป