ASIA

Jepang Lakukan Pemadaman Bergilir

Jum'at, 04 Mei 2012 15:57 wib
Fajar Nugraha - Okezone
Pembangkit listrik Fukushima (Foto: Getty Images) Pembangkit listrik Fukushima (Foto: Getty Images)

TOKYO - Rencana Jepang untuk mematikan seluruh pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) bisa jadi dapat menimbulkan masalah baru. Jepang dihadapkan pada krisis listrik menjelang musim panas.


Guna mengatasi ancaman kekurangan energi, Pemerintah Jepang akan meningkatkan impor bahan bakar fosil. Sementara perusahaan listrik sepertinya diminta untuk mengoperasikan kembali pembangkit listrik milik mereka yang sudah menua. Demikian diberitakan Japan Times, Jumat (4/5/2012).

Menteri Perdagangan Yukio Edano mengisyaratkan akan melakukan pemadaman bergilir. Edano sepertinya juga akan mengambil pilihan pembatasan konsumsi daya di beberapa daerah agar musim panas mendatang, energi yang diperlukan rakyat jepang dapat terpenuhi.

Dengan ketiadaan energi nuklir, Kementerian Lingkungan Jepang memproyeksikan, Negara Sakura itu akan memproduksi sekira 15 persen remisi gas rumah kaca dalam tahun ini, dibandingkan 1990 lalu. Tahun 1990 memang menjadi dasar ukuran pertimbangan emisi gas uang.

Pada tahun fiskal 2010, jumlah emisi gas Jepang hampir mendekati level di 1990. Kondisi saat ini tentunya membuahkan keraguan, apakah Jepang mampu memenuhi komitmen di Kopenhagen, Denmark 2009 lalu, untuk memangkas emisi gas hingga 25 persen pada 2020.

Selama bertahun-tahun, sumber daya nuklir menjadi pilar kekuatan dari energi dan kebijakan iklim Jepang. Setelah tragedi PLTN Fukushima Daiichi Maret 2011 lalu, kondisi energi di negara itu terganggu karena Fukushima menyediakan sepertiga kebutuhan gardu listrik di Tokyo.

Kini Perdana Menteri Yoshihiko Noda berjanji akan mengurangi ketergantungan atas pembangkit listrik nuklir. Meskipun pemerintahannya memiliki niat untuk mengaktifkan kembali beberapa reaktor, agar musim panas dapat dilalui tanpa masalah.
(faj)

Berita Selengkapnya Klik di Sini
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.

getting time ...

 
Berita
Terpopuler
Komentar Terbanyak
BACA JUGA ยป