Presiden Israel Tolak Terbang dengan Maskapai Negaranya

Senin, 07 Mei 2012 13:07 wib | Khairisa Ferida - Okezone

Presiden Israel Shimon Peres (Foto: USA Today) Presiden Israel Shimon Peres (Foto: USA Today) TEL AVIV - Presiden Israel Shimon Peres dikabarkan menolak menggunakan maskapai Israel, El Al Airlines, ketika hendak melakukan lawatan ke Kanada. Peres pun lebih memilih menggunakan maskapai penerbangan Kanada, Air Canada.

"Presiden Peres lebih memilih terbang dengan menggunakan maskapai Air Canada, karena El Al Airlines untuk pertama kalinya mengenakan biaya bagi tabung oksigen yang menjadi salah satu barang bawaannya," tulis sebuah media lokal Israel yang dikutip CBC Senin, (7/5/2012).

Menurut protokoler yang berlaku, tabung oksigen serta peralatan medis lainnya menjadi barang bawaan wajib setiap kali Presiden atau Perdana Menteri Israel melakukan kunjungan ke luar negeri.

Namun, El Al Airlines ternyata memiliki peraturan tersendiri terkait masalah ini. Maskapai Israel ini mengenakan biaya tambahan sebesar USD5.000 atau sekira Rp46 juta (Rp9.240 per USD). Presiden Peres pun menolak untuk membayar dan lebih memilih terbang dengan menggunakan Air Canada.

Sementara itu, pihak El Al Airlines sendiri telah melayangkan permintaan maafnya kepada Peres. Namun, permintaan maaf itu dinilai datang terlambat karena Peres sudah terlanjur melakukan perjalanan dengan menggunakan Air Canada.

Otoritas setempat membenarkan insiden ini dan mengatakan, Peres tidak menganggap itu sebagai sebuah masalah besar. (rhs)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »