ASIA TENGGARA

Kongres Diaspora, Munculkan Aset dan Potensi Indonesia

Jum'at, 11 Mei 2012 19:35 wib
Khairisa Ferida - Okezone
Dubes Dino Pati Djalal dengan Presiden Obama (Foto: AP) Dubes Dino Pati Djalal dengan Presiden Obama (Foto: AP)

JAKARTA - Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat (AS) Dino Pati Djalal menjelaskan Kongres Diaspora Indonesia di Los Angeles, AS pada 6-8 Juli 2012 mendatang. Dubes Dino mengutarakan tujuan dan hasil yang ingin dicapai dalam kongres ini.


"Pertama-tama Saya ingin mendefinisikan pengertian diaspora ini. Diaspora berdasarkan definisi yang luas yaitu orang-orang yang berada diluar Indonesia yang berdarah, berjiwa atau berbudaya Indonesia. Termasuk mereka yang tidak memiliki  paspor indonesia atau warga negara Indonesia yang telah berganti kewarganegaraan," jelas Dubes Dino di Gedung Nusantara Kementerian Luar Negeri Indonesia Jakarta, Jumat,  (11/5/2012).

Dubes Dino lebih lanjut menjelaskan konsep Diaspora Indonesia lahir dengan dilatarbelakangi oleh dua hal mendasar.

"Diaspora Indonesia dilatarbelakangi oleh dua hal yakni, banyaknya warga Indonesia yang berada di luar negeri yang merasa bahwa mereka ada adalah bagian dari komunitas kecil yang tidak saling mengenal. Serta minimnya identitas kolektif (identitas sebagai bagian dari diaspora Indonesia)," ujar Dino.

Kongres Diaspora Indonesia ini dapat disebut sebagai peristiwa bersejarah karena acara ini merupakan pertama kalinya di Indonesia bahkan di dunia. 
Dalam Kongres Diaspora yang akan berlangsung di LA itu pun kabarnya akan dihadirkan tokoh-tokoh terkemuka Indonesia yang inspiratif seperti Sri Mulyani yang kini menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia dan Presiden Direktur Marvell, Sehat Sutarja.

"Kongres Diaspora ini diharapkan akan mencapai dua hal yakni secara konseptual dan praktis. Secara konseptual Kongres Diaspora ini diharapkan akan melahirkan deklarasi sikap dan secara praktis diharapkan akan menghadirkan suatu mekanisme untuk memanage arah dari kongres ini ke depan," tutur Dino.

Dubes Dino mengatakan menurut  estimasi kbri Washington saat ini terdapat sekira 5,8 juta diaspora Indonesia di seluruh dunia. 

Menurut Dino, Menlu RI Marty Natalegawa menyambut baik konsep diaspora Indonesia ini. Dino juga menuturkan melalui Kongres tersebut Menlu berharap WNI yang tinggal di berbagai penjuru dunia dapat lebih saling mengenal. Lebih dari itu, mereka diharapkan dapat meningkatkan peran dan kontribusi dalam berbagai hal. 

“Semua masyarakat  kita di luar negeri, kita sinergikan kekuatan dan kontribusinya sebagai bagian penting dari Indonesia,” tutur Menlu. 

Kongres Diaspora Indonesia atau CID ini mengusung suatu paradigm baru, yaitu paradigma "diaspora" yang melihat seluruh insan Indonesia di luar negeri sebagai aset, potensi, kekuatan, dan bahkan sebagai tauladan. 

Diaspora Indonesia dihargai sebagai bagian penting dari Indonesia, sebagai unsur bangsa yang produktif, dinamis, dan kunci penting dari sukses Indonesia di abad ke-21. 
(faj)

Berita Selengkapnya Klik di Sini
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.

getting time ...

BACA JUGA ยป