Foto : Kanselir Jerman Angela Merkel (guardian)
BERLIN - Warga Jerman tampaknya harus menyaksikan kemenangan dari kubu sosialis dan juga kekalahan telak dari Kanselir Angela Merkel yang berasal dari kubu konservatif di salah satu negara bagian. Hingga kini, warga Jerman kerap menyebut pemerintahnya boros dan tidak bertanggung jawab.
Partai Sosial Demokrat Jerman dan Partai Hijau yang tergabung dalam fraksi oposisi, dikabarkan meraih 50,4 persen suara di Negara Bagian Nordrhein Westfalen. Lewat kemenangan itu, fraksi oposisi dipastikan akan menguasai Parlemen Jerman, mengingat Nordrhein Westfalen adalah wilayah terbesar dari segi populasi. Negara bagian itu juga sangat memiliki pengaruh dalam politik nasional Jerman.
Dukungan warga terhadap partai yang dipimpin Merkel, Partai Uni Kristen Demokrat (CDU) dikabarkan menurun 26,3 persen. Merkel pun terpaksa menghadapi kenyataan yang pahit dan tetap harus berjuang demi menyelamatkan negaranya dari krisis ekonomi Eropa.
"Kemungkinan besar, Kanselir Jerman berikutnya merupakan seorang yang berasal dari Partai Sosial Demokrat," ujar Sekretaris Jendral Partai Sosial Demokrat Andrea Nahles, seperti dikutip Associated Press, Senin (14/5/2012).
"Ini merupakan kekalahan yang telak bagi Merkel dan menterinya," imbuhnya.
Pada 2010 lalu, koalisi yang dibangun Merkel juga kalah dalam pemilu, meski sudah berkuasa di Jerman selama lima tahun. Mereka pun gagal untuk mendapatkan banyak kursi di Majelis Tinggi Parlemen Jerman, yang mewakili 16 negara bagian. Kekuatan dari koalisi Merkel juga terlihat semakin melemah dari tahun ke tahun.
Menurut Nahles, Partai Sosial Demokrat mendukung kebijakan untuk menyelamatkan Jerman dari krisis. Kebijakan itu bahkan akan terus digunakan sebagai bentuk tanggung jawab dalam menangani krisis. (AUL)
getting time ...
Belajar Bahasa Inggris melalui dua berita BBC tentang penemuan ratusan cakar beruang dan kasus pencurian bayi di Spanyol.
What are the things in life you can't live without? A survey reveals what British people need.
The BBC gets a royal visitor. Queen Elizabeth officially opens the BBC's new headquarters.
Rabu, 19 Juni 2013 20:04 WIB
Kamis, 20 Juni 2013 01:02 WIB
Rabu, 19 Juni 2013 19:01 WIB