RI Buka Peluang Pertukaran Tahanan

Selasa, 15 Mei 2012 12:22 wib | Fajar Nugraha - Okezone

Menlu Marty Natalegawa (Foto: Fajar Nugraha/Okezone) Menlu Marty Natalegawa (Foto: Fajar Nugraha/Okezone) JAKARTA - Pemerintah Indonesia melalui Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa mengatakan, mereka membuka peluang untuk pertukaran tahanan dengan Australia dan negara-negara lainnya. Menurut Menlu hal ini ada hal yang baik.


Berbicara kepada wartawan Australia, Menlu membenarkan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan pembicaraan dengan Australia, Filipina dan Prancis mengenai pertukaran tahanan.

"Kami mengerti. Pertukaran tahanan adalah hal yang amat baik," ujar Menlu Natalegawa, seperti dikutip Australia Financial Review, Selasa (15/5/2012).

"Kami tengah melakukan perbandingan kesepakatan dengan negara lain, termasuk juga memahami pengalaman Australia. Diskusi ini masih berlangsung, tetapi kami melihat adanya keuntungan. Saya harap isu ini dapat diselesaikan secepatnya," imbuh menlu.

Bila kesepakatan tercapai, Australia tentunya akan mengusahakan kelanjutan penahanan dari bandar narkoba Schapelle Corby, di Negeri Kangguru. Sementara warga Indonesia juga ada yang ditahan di penjara Australia.

"Kami harus memperhatikan pertimbangan dari kedua belah pihak. Pertukaran dari tahanan ini akan hanya menyangkut antara satu atau dua orang tahanan. Tetapi juga untuk jangka panjang," tutur Menlu.

Di lain pihak, Marty juga menolak ide dari pihak konservatif Australia tentang masalah pencari suaka dari Iran ataupun Afghanistan. Sebelumnya, pihak konservatif mendesak agar para pencari suaka tersebuh di dorong kembali ke Indonesia.

Menurut mantan Dubes RI untuk Inggris tersebut, hal tersebut sama sekali tidak membantu. "Apakah kami mendorong orang-orang ini keluar? ini seperti rantai yang tidak jelas ujungnya," ucapnya.

Menlu menambahkan, pihaknya mengerti setiap negara harus memberikan bantuan. Tetapi tiap negara juga perlu mengatur kebijakannya di dalam negeri. Bagi Menlu, kebijakan nasional Indonesia dan Australia juga harus dibangin atas kebijakan regional.
(faj)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »