TIMUR TENGAH

"Negara Perusuh Akan Menderita"

Kamis, 17 Mei 2012 07:22 wib
Aulia Akbar - Okezone
Foto : Presiden Suriah Bashar al Assad (guardian) Foto : Presiden Suriah Bashar al Assad (guardian)

AMMAN - Presiden Suriah Bashar al Assad mengatakan, seluruh negara yang mencoba untuk menciptakan kerusuhan di Suriah akan merasakan kerusuhan itu sendiri di negaranya. Perkataan Assad ditujukan untuk negara Teluk yang mendesaknya agar mundur dari jabatan.

Pidato Assad yang disiarkan di stasiun televisi Rusia, muncul setelah tim pengamat Perserikatan Bangsa-Banga (PBB) menyaksikan insiden tewasnya 21 warga Suriah. Tim pengamat mengklaim, pasukan Assad bertanggung jawab atas kematian warganya.

"Untuk seluruh pimpinan di negara tersebut (Teluk), apa yang terjadi di Suriah adalah kerusuhan, bukan demonstrasi, dan saya juga sudah mengatakan, bila Anda semua menciptakan kerusuhan di Suriah, Anda akan merasakan hal yang sama," ujar Assad, seperti dikutip Reuters, Kamis (17/5/2012).

Pemerintah Suriah berkali-kali menegaskan, ada keterlibatan negara lain dalam insiden kerusuhan di Suriah. Assad bahkan menuding, negara Teluk seperti, Arab Saudi dan Qatar membantu kampanye teror di Suriah. Kedua negara itu memasok senjata untuk fraksi oposisi Suriah.

Tuduhan yang dilontarkan Assad makin menjadi setelah ledakan bom muncul di Kota Damaskus dan beberapa kota lain di Suriah. Meski demikian, fraksi oposisi mengatakan, serangan itu merupakan upaya yang dilakukan Pemerintah Suriah untuk mendiskreditkan fraksi oposisi.

Oposisi Suriah yang mayoritas berasal dari warga Sunni, melakukan aksi demonstrasi untuk menentang Pemerintah Assad yang merupakan warga Syiah Alawiyin. Namun fraksi oposisi sendiri dikabarkan terpecah dan kurang bersatu, seperti halnya oposisi Libya.

Belakangan ini, kekerasan pun masih sering terjadi di Suriah. Fraksi oposisi juga belum sepakat untuk mengadakan perundingan dengan Assad. (AUL)

Berita Selengkapnya Klik di Sini
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.

getting time ...

BACA JUGA ยป