ASIA TENGGARA

Filipina Kembali Tuding China Tambah Kapal di Laut Sengketa

Rabu, 23 Mei 2012 17:09 wib
Khairisa Ferida - Okezone
Kapal China (Foto: Xinhuanet) Kapal China (Foto: Xinhuanet)

MANILA - Filipina dilaporkan kembali melontarkan tudingan bahwa China telah mengirimkan sejumlah kapal ke wilayah sengketa di Laut China Selatan. Hal itu diungkapkan oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Filipina Raul Hernandez.

"Jumlah kapal China di Dangkalan Scarborough meningkat menjadi 96 buah pada Selasa 22 Mei kemarin. Empat diantaranya termasuk kapal patroli juga sejumlah kapal nelayan," ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Filipina Raul Hernandez seperti dikutip Associated Press Rabu, (23/5/2012).

Hernandez menjelaskan bahwa saat ini Filipina hanya memiliki dua kapal yang berada di daerah sengketa itu. Menurut Hernandez pula, meski selama ini larangan penangkapan ikan diberlakukan di kawasan tersebut namun, sejumlah kapal nelayan China tetap melakukan aktivitas penangkapan ikan serta mengumpulkan sejumlah batu karang yang dilindungi.

Kedutaan China di Manila sendiri belum memberikan konfirmasi terkait pernyataan Hernandez ini. Meski, ini bukan pertama kalinya Filipina melontarkan tuduhan yang sama.

Selama ini kedua negara diketahui mempersengketakan Dangkalan Scarborough di kawasan Laut China Selatan. Wilayah sengketa itu diyakini menyimpan minyak dan gas dalam jumlah yang besar.

Namun, dalam perkembangannya China diketahui mengklaim hampir seluruh wilayah di Laut China Selatan sebagai bagian dari kedaulatannya.

Bahkan klaim China itu hampir mendekati wilayah di dekat Pantai Filipina serta sejumlah negara Asia Tenggara lainnya. China dan Filipina pun selama ini saling tuding bahwa masing-masing pihak melanggar hukum maritim. (rhs)

Berita Selengkapnya Klik di Sini
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
BACA JUGA ยป