DUNIA

Nasionalis Skotlandia Gelar Kampanye Merdeka dari Inggris

Jum'at, 25 Mei 2012 20:03 wib
Aulia Akbar - Okezone
Foto : Menteri Pertama Skotlandia Alex Salmond (telegraph) Foto : Menteri Pertama Skotlandia Alex Salmond (telegraph)

DUBLIN - Kelompok nasionalis Skotlandia melancarkan kampanye "yes" untuk mendukung proses referendum kemerdekaan dari Inggris. Kampanye tersebut merupakan gagasan dari Menteri Pertama Skolandia Alex Salmond dan partainya.

Kampanye "Yes Skotlandia" akan dimulai di Edinburgh oleh Salmond dan beberapa partai lain, termasuk Partai Hijau Skotlandia. Saat ini, Pemerintah Skotlandia memiliki wewenang terhadap beberapa agenda politik seperti kesehatan dan pendidikan. Namun kebijakan energi, pertahanan, dan luar negeri, masih dipegang oleh London.

"Ini akan menjadi kampanye berbasis komunitas terbesar dalam sejarah Skotlandia," ujar juru bicara kampanye, seperti dikutip AFP, Jumat (25/5/2012).

Menurut poling, sepertiga dari masyarakat Skotlandia mendambakan kemerdekaan. Namun Perdana Menteri Inggris David Cameron berjanji untuk tetap mempertahankan Skotlandia dalam kesatuan Britania Raya.

Kemerdekaan Skotlandia akan memunculkan sejumlah isu baru, yakni isu energi dan isu kerajaan. Skotlandia harus memilih apakah negaranya akan menjadi negara republik, atau tetap menjadikan Ratu Elizabeth II sebagai kepala negaranya.

Selain itu, Inggris yang menempatkan kapal selam nuklirnya di basis militer Laut Utara, Skotlandia, akan mengalami kesulitan untuk mengambil keuntungan dari cadangan minyak di Laut Utara. Skotlandia yang merdeka bisa saja melarang kehadiran kapal selam Inggris di wilayahnya.   

Pada Januari lalu, Salmond mengatakan, Ratu Elizabeth akan tetap menjadi kepala negaranya meski Skotlandia merdeka. Salmond pun mengklaim 51 persen warga Skotlandia sudah sepakat untuk memerdekakan diri dari Britania Raya. Gagasan Salmond yang hendak mempertahankan kekuasaan Ratu Elizabeth disebut oleh sejumlah politisi Inggris sebagai tindakan yang konyol. (AUL)

Berita Selengkapnya Klik di Sini
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.

getting time ...

 
Berita
Terpopuler
Komentar Terbanyak
BACA JUGA »