Abdelbaset Sayda (tengah) (Foto: prensalibre)
DAMASKUS - Dewan Nasional Suriah (oposisi Suriah) memilih Abdelbaset Sayda sebagai pemimpin baru oposisi Suriah. Sayda yang dikenal sebagai aktivis Kurdi ini terpilih sebagai pengganti Burhan Ghalioun dalam pertemuan pihak oposisi yang berlangsung di Istanbul, Turki.
Berbicara usai pemungutan suara yang memenangkan dirinya, Sayda mengatakan, saat ini kekerasan yang terjadi di Suriah memasuki fase sensitif. Rezim Suriah telah berada di ujung tanduk. Pembantaian semakin sering terjadi dan ini menunjukkan bahwa kita harus terus berjuang," ujar Sayda, seperti dikutip BBC, Senin, (11/6/2012).
Pemilihan terhadap ketua oposisi baru ini terjadi setelah Ghalioun mengundurkan diri akibat banyaknya kritikan yang ditujukan atas kepemimpinannya. Selain itu, dibawah kepemimpinan Ghalioun selama ini Dewan Nasional Suriah dikenal didominasi oleh kelompok Islam dan tidak mewakili kepentingan seluruh rakyat Suriah.
Melalui kemenangan Sayda ini, Dewan Nasional Suriah diharapkan dapat membuat lebih banyak lagi warga Kurdi untuk bergabung bersama dengan kelompok oposisi ini. Seperti diketahui warga Kurdi merupakan kaum minoritas di Suriah
Sayda sendiri diberitakan waktu satu bulan kedepan untuk mengadakan konferensi serta mengumpulkan suara dari kalangan oposisi untuk menyetujui perubahan struktur Dewan Nasional Suriah yang baru.
Dewan Nasional Suriah selama ini mengklaim diri mereka sebagai representasi yang sah bagi warga Suriah. Beberapa negara seperti Prancis dan Arab Saudi pun telah menyatakan dukungan mereka atas kelompok oposisi ini. (rhs)
getting time ...
Belajar Bahasa Inggris melalui dua berita BBC tentang penemuan ratusan cakar beruang dan kasus pencurian bayi di Spanyol.
What are the things in life you can't live without? A survey reveals what British people need.
The BBC gets a royal visitor. Queen Elizabeth officially opens the BBC's new headquarters.
Rabu, 19 Juni 2013 23:02 WIB
Rabu, 19 Juni 2013 23:01 WIB
Rabu, 19 Juni 2013 19:01 WIB